Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
24 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
23 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
7 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
6
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
23 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Home  /  Berita  /  Badminton

Pamer Makan Mewah saat Harga Kelapa Murah dan Rasionalisasi Anggaran, Bupati Inhil Dinyinyiri Netizen

Pamer Makan Mewah saat Harga Kelapa Murah dan Rasionalisasi Anggaran, Bupati Inhil Dinyinyiri Netizen
Rabu, 10 Oktober 2018 19:21 WIB
Penulis: Hermanto Ansam
TEMBILAHAN - Bupati Inhil, HM Wardan melalui akun instagramnya memposting sebuah gambar yang memperlihatkan dirinya dan istri tengah menikmati makan bersama.

Dalam gambar yang dipostingnya pada Selasa (9/10/2018) itu, bersama sang istri dirinya terlihat memamerkan seekor udang berukuran besar.

Dalam postingan tersebut, Bupati menuliskan sebuah kata yang berbunyi: 'bukan karena makanan enak, tapi karena makan bersama istri semua makanan jadi terasa enak'.

Apa yang ditampilkan Bupati tersebut ternyata mengundang komentar negatif dari netizen, pasalnya saat ini kondisi harga kelapa di Inhil masih anjlok ditambah gagalnya sejumlah pembangunan karena adanya rasionalisasi.

'Enaklah Pak, beda dengan mak abah kami, macam mana makanan terasa enak kalau buah kelapa harga Rp600 perak' tulis aroelelmandah mengomentari unggahan Bupati tersebut.

'Sedaplah bapak bisa makan enak, kami petani kelape di mande macam mana nak makan enak pak, karena harga kelapa masih dibawah Rp1000' tulis ahlan1014.

Tapi ada juga netizen yang mengomentari positif postingan Bupati tersebut, seperi yang ditulis iefhaazfri 'selalu romantis bapak. Selalu memberikan nilai plus untuk kebersamaan dan perhatian istri'.

'Bahagianya bapak dan ibu, semoga sampai akhir hayat. Aminn YRA,' tulis hasanuddin31.

Untuk diketahui, hingga kini harga kelapa di Inhil masih anjlok, padahal sejumlah solusi sudah dilakukan Pemkab Inhil, seperti membuat Perda Sistem Resi Gudang (SRG), Perda Tata Niaga Kelapa bahkan Bupati Inhil telah melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Direktur PT Improvement Institute yang juga Pemilik Green Coco Island Prof Wisnu Gardjito, Sabtu (26/8/2018).

MoU itu dilakukan sebagai upaya pemberdayaan, pengolahan, hingga pemasaran produk kelapa secara besar-besaran di pasar lokal maupun global agar masyarakat tidak hanya bergantung pada penjualan kelapa bulat saja yang harganya selalu berfluktuasi.

''Alhamdulillah kita sudah menandatangi kesepakatan antara Pemkab Inhil dengan PT Improvement Institute dalam rangka upaya kita pengembangan perkelapaan, dalam arti luas mulai dari pengembangan turunan-turunannya yang nantinya akan kita sejalankan dengan program Pemkab Inhil,'' ujar Bupati. ***

wwwwww