Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
2
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
2 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
3
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
2 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
4
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
2 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
5
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
2 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
6
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
2 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Home  /  Berita  /  Badminton

Berenang di Kolam Bekas Galian Pasir, Bocah SMP di Duri Tewas Tenggelam

Berenang di Kolam Bekas Galian Pasir, Bocah SMP di Duri Tewas Tenggelam
Korban yang tenggelam berhasil ditemukan oleh masyarakat dibekas galian pasir.
Kamis, 25 Oktober 2018 19:07 WIB
Penulis: Friedrich Edward Lumy
DURI - Kolam galian pasir di jalan Bathin Betuah, RT 2 RW 1, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Bengkalis, Riau ini mendadak ramai dikunjungi warga setempat. Kedatangan warga karena ada teriakan minta tolong dari anak-anak pelajar SMP yang berenang, Kamis (25/10/2018) sekitar pukul 16.00 WIB. 

Satu dari 8 orang anak yang berenang di sana diketahui tenggelam. Korban yang tenggelam ini diketahui bernama Antoni (15) warga Jalan Rintis RT 10, RW 2, Kelurahan Pematang Pudu.

"Saat berenang bersama temannya, korban tiba-tiba tenggelam dan tidak ada teman yang bisa menolongnya. Makanya beberapa dari mereka minta tolong dengan warga," kata Ridwan, warga setempat yang ada di lokasi kejadian.

Masih dikatakan Ridwan, warga yang datang sempat menolong korban. Namun sayang, arus air terus menyeret korban hingga tenggelam dan sulit ditarik ke permukaan kolam.

"Jadi warga terus datang, dan dilakukan pencarian. Jam 17.30 tadi sudah ditemukan tapi anak tersebut sudah tidak bernyawa lagi. Polisi yang datang ke TKP langsung membawa ke RSUD," katanya lagi.

Kapolsek Mandau, Kompol Ricky Ricardo SIK saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. "Setelah dikeluarkan dari kolam, korban sudah tak bernyawa lagi. Dari lubang hidung mengeluarkan darah," kata Kapolsek kepada GoRiau.com.

Masih kata Kapolsek, saat korban dalam perjalanan menuju RSUD untuk divisum, orangtua korban minta anaknya diantarkan saja ke rumah.

"Orangtua korban menolak anaknya divisum ke rumah sakit. Setelah mengamankan lokasi kejadian, sekira pukul 18.15 WIB anggota Polsek ikut menuju rumah korban. Keterangan sejumlah saksi masih kita kumpulkan," kata Kapolsek. ***

wwwwww