Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
20 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
14 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
14 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
4
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
14 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
15 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
14 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  Badminton

Majelis Bincang Riau Inginkan Ada Menteri dari Riau di 2019

Majelis Bincang Riau Inginkan Ada Menteri dari Riau di 2019
Sabtu, 27 Oktober 2018 21:39 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Seminar yang diselenggarakan oleh Majelis Bincang Riau, dengan tema Mengungkapkan Asa Daerah, Menggugah Kearifan dan Keberpihakan Pusat" menghasilkan dua poin rumusan penting. Dimana, dua poin tersebut disampaikan mantan Ketua DPRD Riau, DR drh Chaidir, MM.

Pertama, forum Majelis Bincang Riau menggesa pelaksanaan kongres Rakyat Riau ke-3. Kedua, meminta kepada Presiden RI 2019 terpilih nanti, agar dapat mengakomodir putra putri terbaik dari negeri lancang kuning masuk dalam jajaran kabinet.

"Kita berharap, dua poin ini kiranya dapat terwujud. Dua-duanya merupakan impian masyarakat Riau yang berharap menjadikan Riau lebih baik ke depan," kata Chaidir, di Gedung Daerah Provinsi Riau, Sabtu (27/10/2018). 

Menurut Chaidir, untuk rumusan poin pertama ini sebagai tindak lanjut dari kongres rakyat Riau yang sebelumnya sudah pernah digelar. Yakni pertama, dilaksanakan pada tahun 1999 dan kongres rakyat Riau yang ke dua dilaksanakan pada tahun 2006. 

"Kongres Rakyat Riau yang ke-3 nanti, guna membangun legitimasi tentang keinginan masyarakat Riau yang harus di penuhi pemerintah pusat. Poinnya nanti apakah berupa Otsus atau daerah istimewa seperti Jogja dan Jakarta. Papua dan Aceh," terang Chaidir. 

Sementara untuk poin kedua terkait harapan agar akanbada nantinya putra putri Riau berkiprah menjadi Menteri, dianggap bukanlah hal yang mengada-ngada. "Karena kita tahu Riau punya sosok yang berkapasitas. Selama ini pusat juga tahu Riau penyumbang terbesar Anggaran Negara," sebut Chaidir lagi. ***

Kategori:Badminton, Riau, PON, Voli
wwwwww