Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
19 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
13 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
12 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
13 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
13 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
18 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Home  /  Berita  /  Badminton

Premium dan Pertalite Langka, Warga Pekanbaru tak Mampu Beli Pertamax Turbo

Premium dan Pertalite Langka, Warga Pekanbaru tak Mampu Beli Pertamax Turbo
Sabtu, 27 Oktober 2018 22:04 WIB
Penulis: Nyimas Naima Azzahra
PEKANBARU - Langkanya bahan bakar minyak (BBM) jenis premium beberapa hari belakangan di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau membuat warga beralih menggunakan pertalite dan pertamax turbo yang merupakan BBM nonsubsidi.

Meskipun sudah beralih ke pertalite, ternyata tak juga membuat warga mudah mendapatkan BBM. Pasalnya, beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) juga kehabisan stok. Bahkan, di SPBU Jalan Soekarno-Hatta samping Pasar Pagi Arengka, seluruh jenis BBM kosong. 

"Pertalite dari tadi pagi kosong, premium sejak sore kemarin. Kalau pertamax, dexlite, biosolar sampai pagi ini juga belum ada. Kosong semua," ujar petugas SPBU, Aji (24) kepada GoRiau.com di Pekanbaru, Sabtu (27/10/2018).

Sementara itu, antrian panjang warga yang mengisi pertalite tampak di beberapa SPBU, salah satunya di Jalan HR Soebrantas Pekanbaru 

"Biasanya saya pakai yang premium. Tapi belakangan ini sering kosong, lalu beralih beli pertalite. Itu pun sudah susah. Apa lagi kalau harus beli pertamax turbo, tidak mampu," kata Haris (45), seorang pengendara sepeda motor yang mengantri. 

Lebih lanjut, petugas SPBU Jalan HR Soebrantas, Dinda (23) mengatakan bahwa premium kosong sejak tadi malam. Jikapun ada, akan langsung habis karena banyaknya yang mengantri.

"Premium kosong dari tadi malam, cepat habisnya. Dan belum tahu kapan datang lagi, soalnya tidak menentu. Sekarang warga banyak mengantre pertalite sama pertamax turbo," tandasnya. 

Saat ini, harga BBM nonsubsidi pertalite di Kota Pekanbaru adalah Rp7.800 per liter, pertamax turbo Rp12.650 per liter, dexlite Rp10.900 per liter, biosolar Rp5.150 per liter. Sedangkan premium Rp6.450 per liter. ***

Editor:Ratna Sari Dewi
Kategori:Ekonomi, Riau, PON, Badminton
wwwwww