Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
17 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
11 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
11 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
11 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
12 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
17 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Home  /  Berita  /  Badminton
Bulutangkis French Open 2018

Jelang Gantung Raket, Liliyana Natsir: Terima Kasih, Paris!

Jelang Gantung Raket, Liliyana Natsir: Terima Kasih, Paris!
Liliyana Natsir dan Tontowi
Sabtu, 27 Oktober 2018 22:15 WIB
Penulis: Azhari Nasution
PARIS-  French Open 2018 menjadi turnamen Eropa terakhir untuk Liliyana Natsir yang akan gantung raket pada awal tahun depan. Liliyana punya kesan tersendiri pada kota Paris, ia pernah punya kenangan manis di kota mode ini ketika berhasil meraih gelar juara French Open pada tahun 2009, 2014 dan 2017.

Tahun ini, Liliyana yang berpasangan dengan Tontowi Ahmad, terhenti di babak perempat final dari Yuta Watanabe-Arisa Higashino (Jepang), dengan skor 16-21, 21-16, 18-21.

"Saya punya kenangan manis di Paris dengan dapat tiga gelar juara di sini. Saya memang suka tanding di Paris, kotanya indah, supporternya meriah, pasti bakal kangen lagi ke Paris," kata Liliyana.

"Mungkin suatu saat nanti saya akan kembali lagi ke Paris, bukan untuk bertanding tapi untuk jalan-jalan," ujar Liliyana.

Jelang gantung raket, Liliyana mengaku sempat bersedih menjalani pertandingan-pertandingan terakhirnya.

"Menurut saya wajar kalau sedih, namanya ini rutinitas yang sudah saya jalani sejak kecil. Pasti ada rasa sedih, akan kangen sama teman-teman di bulutangkis, kangen sama ngeyelnya Owi, nyebelinnya Owi, saya akan kangen semua," tutur peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 ini.

Tontowi-Liliyana masih akan mengikuti turnamen Fuzhou China Open 2018 yang akan berlangsung pekan depan. Turnamen ini kemungkinan besar akan menjadi panggung terakhir bagi Tontowi/Liliyana. ***

wwwwww