Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
9 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
21 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
22 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
20 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
22 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
18 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Home  /  Berita  /  Badminton

Polisi Belum Memastikan Tersangka Lain dalam Kasus Ratna Sarumpeat

Polisi Belum Memastikan Tersangka Lain dalam Kasus Ratna Sarumpeat
Kombes Pol Argo. (dok. GoNews.co)
Sabtu, 27 Oktober 2018 13:39 WIB
Penulis: C. Karundeng
JAKARTA - Polisi belum bisa memastikan kemungkinan terkait apakah ada tersangka lain selain Ratna Sarumpaet atas kasus berita hoax penganiayaan. Saat ini, polisi masih mengevaluasi keterangan saksi-saksi.

"Belum (kemungkinan ada tersangka lain dalam kasus Ratna Sarumpaet," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, Sabtu (27/10).

Polisi sendiri telah mengkonfrontasi tiga saksi atas kasus tersebut karena terdapat keterangan yang berbeda saat melakukan pemeriksaan pertama. Ketiga saksi tersebut adalah Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal, Koordinator Juru Bicara Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak, dan Wakil Ketua BPN Nanik S Deyang.

Dalam konfrontasi itu, Dahnil mengaku dicecar 11 pertanyaan oleh penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Namun, menururutnya, pertanyaan yang diberikan itu seolah-seolah pertanyaan untuk tersangka.

Menanggapi hal itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono menyebutkan pihaknya sudah melakukan proses pemeriksaan terhadap saksi atas kasus berita hoax penganiayaan dengan tersangka Ratna Sarumpaet sudah berjalan sesuai prosedur. "Polisi bekerja secara profesional dan proporsional sesuai," kata Argo.

Sebelumnya, Ratna ditangkap jajaran Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya di Terminal II Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis (4/10/2018). Penangkapan ini dilakukan setelah polisi melakukan koordinasi dengan Ditjen Imigrasi dengan melayangkan surat permintaan pencekelalan.

Ratna pun telah ditetapkan sebagai tersangka dengan disangkakan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana dan Undang-Undang ITE Pasal 28 juncto Pasal 45 dengan ancaman 10 tahun penjara. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww