Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
22 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
21 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
23 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
19 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
5
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
21 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
6
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
19 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Home  /  Berita  /  Badminton

Bertemu Jokowi, La Nyalla Klarifikasi dan Minta Maaf saat Jadi Oposan 2014

Bertemu Jokowi, La Nyalla Klarifikasi dan Minta Maaf saat Jadi Oposan 2014
Minggu, 28 Oktober 2018 10:58 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
SURABAYA - Ketua MPW Pemuda Pancasila Jawa Timur, La Nyalla Mahmud Mattalitti bertemu langsung dengan Presiden Joko Widodo di Surabaya, di sela agenda kunjungan orang nomor satu itu ke Jawa Timur, Sabtu (27/10/2018).

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat itu, La Nyalla menjelaskan sikapnya saat menjadi oposan, sekaligus meminta maaf karena telah terlibat dalam menyebarkan opini negatif terhadap sosok Jokowi pada saat Pilpres 2014 silam.

"Saya minta maaf karena pernah ikut menyebarkan informasi-informasi negatif, termasuk isu-isu Jokowi keturunan dan pendukung PKI saat Pilpres yang lalu," ungkapnya.

Ditambahkan La Nyalla, mendengar klarifikasi dan permintaan maafnya, Jokowi yang Sabtu malam itu didampingi Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, menanggapi dengan tertawa saja. Jokowi hanya mengatakan, mana mungkin dia keturunan atau aktif di PKI, karena selain dirinya lahir tahun 1961, ayahnya juga aktif di NU.

"Sudahlah Bang Nyalla, saya sudah tidak menanggapi lagi fitnah-fitnah seperti itu," tukas Jokowi ditirukan La Nyalla.

Dalam pertemuan yang berlangsung selama 30 menit itu, dilakukan di hotel tempat bermalam Presiden Jokowi berserta rombongan di Surabaya. Di akhir pertemuan, Jokowi juga mengucapkan terima kasih atas dukungan La Nyalla. Bahkan Jokowi sempat membaca berita seputar tekad La Nyalla, yang juga calon anggota DPD RI itu untuk memenangkan pasangan Jokowi-Makruf Amin di Madura dalam Pilpres 2019.***

wwwwww