Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
13 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
12 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
7 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
7 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
7 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
6
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
7 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

Jenazah Bama Ditemukan, Pencarian Empat Nelayan Bagansiapiapi yang Hilang Berakhir

Jenazah Bama Ditemukan, Pencarian Empat Nelayan Bagansiapiapi yang Hilang Berakhir
Warga mengevakuasi jenazah Bama yang dimasukkan ke dalam Ambulan
Selasa, 30 Oktober 2018 17:58 WIB
Penulis: Amrial
BAGANSIAPIAPI - Pencarian empat orang yang hilang dari kapal pengangkut kerang di Pulau Halang, Kecamatan Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir, berakhir. Tim Satpol Air bersama dengan Basarnas dan nelayan setempat akhirnya menemukan jasad Bama pada hari Senin (29/10/2018) sekira pukul 10.30 Wib siang.

Mayat Bama, korban yang tewas, ditemukan di dekat pulau Barkey depan daratan Bagansiapiapi pada saat air laut sedang surut. Saat itu, tim gabungan tengah menyisir lokasi dengan cara mengitari pulau itu yang pinggirannya banyak ditumbuhi pohon bakau.

Jasad Bama langsung ditemukan dan dengan bantuan nelayan setempat, jenazah dievakuasi menggunakan perahu nelayan yang dibungkus dengan kantong jenazah milik Basarnas.

"Karena air sedang surut, maka kami terpaksa memutar sehingga waktu mengevakuasi jenazah agak lama," ujar Kasatpol Air, Iptu Sapto Hartoyo kepada GoRiau.com, Selasa (31/10/2018).

Menurutnya, kendala yang dihadapi selama pencarian adalah faktor cuaca sehingga tim terpaksa harus mengikuti irama alam. Untunglah, keempat jenazah berhasil ditemukan dan semuanya sudah dibawa kerumah duka dan dikebumikan dengan layak.

Dengan berakhirnya pencarian ini, kata Sapto, mereka akan melakukan komunikasi dengan Basarnas yang kini masih berada ditengah laut. Tidak lupa dia mengucapkan terima kasih kepada seluruh nelayan yang sudah berperan aktif dan berjibaku ditengah laut untuk mencari keempat jenazah nelayan yang hilang.

Setelah kejadian ini, pihaknya akan gencar melakukan sosialisasi tentang pentingnya keselamatan selama berlayar dilaut. Dirinya akan bersikap tegas agar nelayan tidak menganggap sepele untuk menyediakan pelampung dikapal mereka. ***

wwwwww