Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
20 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
16 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
17 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
12 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
12 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
12 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton
Liga 1 U 19/2018

Meski Lolos 8 Besar, PS Barito Putera Tetap Lakukan Evaluasi

Meski Lolos 8 Besar, PS Barito Putera Tetap Lakukan Evaluasi
Selasa, 30 Oktober 2018 20:13 WIB
Penulis: Azhari Nasution

BANDUNG - PS Barito Putera U-19 gagal menyegel posisi juara Grup B dalam babak penyisihan Liga 1 U-19 2018. Penyebabnya adalah kekalahan mereka dari Persebaya U-19 dalam laga terakhir, Senin, 29 Oktober 2018 kemarin, di Stadion Arcamanik, Bandung.

Kekalahan itu membuat perolehan 18 poin milik Barito Putera berhasil disalip Persebaya. Alhasil Persebaya yang berhasil mengunci posisi juara Grup B untuk melangkah ke babak 8 besar.

Sedangkan Barito Putera harus puas ada di posisi runner-up. Meski begitu Barito Putera tetap lolos ke babak 8 besar.

Pelatih Barito Putera U-19, Andri Ramawi, mengatakan kekalahan timnya dari Persebaya menjadi pelajaran yang sangat penting. Tidak boleh ada toleransi kesalahan sekecil apapun, kalau ingin meraih mimpi menjadi juara Liga 1 U-19.

"Kekalahan dari Persebaya ini menjadi evaluasi penting buat kami. Saya tahu para pemain sudah bermain maksimal, tapi Persebaya ternyata punya taktik jitu," kata Andri Ramawi.

"Mereka setelah unggul cepat langsung bertahan total, menumpuk pemain di area sendiri. Akibatnya kami kesulitan mencetak gol," tambah Andri Ramawi. ***

wwwwww