Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
15 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
12 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
11 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
17 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
7 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Home  /  Berita  /  Badminton
Liga 1 2018

Robert Alberts : Bermain di Bawah Level

Robert Alberts : Bermain di Bawah Level
Selasa, 30 Oktober 2018 19:58 WIB
Penulis: Azhari Nasution

BANGKALAN - Catatan positif beruntun Klub PSM Makassar terhenti pada pekan 28 Liga 1 2018. Madura United mengalahkan Juku Eja tiga gol tanpa balas di Stadion Gelora Bangkalan, Senin, 29 Oktober 2018.

Sebelum pertandingan tersebut dilangsungkan PSM berhasil memetik enam kemenangan secara beruntun. Namun, torehan gemilang itu terhenti ketika melawat ke markas Madura United.

Hasil negatif ini membuat pelatih PSM Robert Rene Alberts kecewa. Ia menyebutkan anak asuhannya tidak tampil seperti biasa karena sering kali membuat kesalahan yang tidak perlu.

"Selamat untuk Madura, permainan bagus ditunjukkan mereka. Dari semua aspek mereka jauh lebih baik dan bermain nyaman. PSM kali ini tidak pada level yang sudah kita mainkan sebelumnya di 10 pertandingan," ucap Rene Alberts.

Pria berpaspor Belanda tersebut melanjutkan, Zah Rahan merupakan pemain kunci kemenangan Madura United. Selain mencetak satu gol di laga tersebut, pergerakan mantan penggawa Sriwijaya FC itu merepotkan lini pertahanan PSM.

"Yang memerankan permainan Madura itu pemain nomor 29 (Zah Rahan), sehingga Madura bisa bermain lebih baik dari PSM," ujarnya.

Kekalahan ini tak lantas membuat PSM tergeser dari posisi puncak klasemen. Rivky Mokodompit dan kawan-kawan tetap kukuh diperingkat pertama dengan koleksi 50 poin. ***

wwwwww