Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
20 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
16 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
17 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
12 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
12 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
12 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton

Terseret Banjir, Bocah 6 Tahun di Pujud Rohil Ditemukan Meninggal

Terseret Banjir, Bocah 6 Tahun di Pujud Rohil Ditemukan Meninggal
Selasa, 30 Oktober 2018 20:09 WIB
PEKANBARU - Setelah dua hari hilang, bocah enam tahun bernama Fatih ditemukan sudah tak bernyawa pada Senin (29/10/2018). Pada Sabtu siang, 27 Oktober 2018 lalu, korban dinyatakan hilang diduga terseret arus banjir yang melanda Desa Air Hitam, Kecamatan Pujud, Kabupaten Rokan Hilir.

Korban sebelum hilang sempat melintas di jembatan di desa itu. Pada saat bersamaan, air di sungai tengah naik karena hujan deras yang mengguyur Rokan Hilir sejak beberapa hari belakangan.

Kepala Humas Badan SAR Nasional di Pekanbaru, Kukuh Widodo menyebut korban sudah diserahkan ke keluarganya untuk dikebumikan. "Korban ditemukan pagi, sekitar pukul 07.00 WIB," kata Kukuh, Senin petang.

Dia menjelaskan, korban sebelum hilang keluar rumah untuk membeli sesuatu di warung sekitar. Ada saksi yang melihat, korban sempat bermain di jembatan yang air di bawahnya tengah naik karena hujan deras.

"Air juga sudah naik ke jembatan, lalu korban jatuh hingga terbawa arus," kata Kukuh.

Warga yang mengetahui korban jatuh ke sungai langsung melaporkan kejadian itu ke polisi dan Basarnas.

Setelah mendapat laporan, Tim Sar gabungan melaksanakan penyisiran di lokasi. Setelah mencari dua hari, tim berhasil menemukan korban pada koordinat 01 21.397 N- 100 42.707 E dalam keadaan meninggal dunia. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:liputan6.com
Kategori:Badminton, Riau, Olympic
wwwwww