Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
22 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
22 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
11 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
6
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
22 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Home  /  Berita  /  Badminton

DPD RI Dorong Mahasiswa Pahami Politik

DPD RI Dorong Mahasiswa Pahami Politik
Kamis, 01 November 2018 19:39 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Mahasiswa sebagai generasi mendatang diharapkan dapat mengelola dan menerapkan demokrasi secara keseluruhan dan menjadi karakter cerdas berpolitik.

Karenanya mahasiswa diminya harus aktif berpartisipasi dalam politik, yang menjadi indikator signifikan dalam negara demokrasi. Hal ini diungkapkan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Akhmad Muqowam saat memberikan materi dalam acara Sinau Politik yang diselenggarakan Senat Mahasiswa Fakultas Dakwah di IAIN Salatiga, Rabu (31/10).

Ia menjelaskan bahwa hampir semua hal memiliki koneksi dengan Politik. "Hal yang harus dilakukan adalah bagaimana mengelola politik sebagai jalan kemaslahatan bagi masyarakat. Ini bisa dilakukan sesuai dengan peran tugas dan fungsinya," tegas Wakil Ketua RI, Akhmad Muqowam.

Lebih lanjut dikatakan salah satu peran yang bisa diambil sebagai bentuk partisipasi politik yaitu memberikan suara pada saat pemilu, karena pemilu merupakan roh penting dalam demokrasi.

Dalam forum tersebut Muqowam juga menggambarkan pola relasi yang produktif dalam pembangunan, antara fungsi-fungsi di DPR, DPD, bersinergi dengan pemerintah melalui kementerian. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk menghasilkan UU yang memiliki pemihakan yang jelas bagi daerah, memperjuangkan kepentingan dua daerah sesuai dengan aspirasi masyarakat.

Disisi lain yang mendapat sorotan dari Akhmad Muqowam yaitu turunnya tingkat partisipasi dalam pemilu terjadi karena pemilu tidak sesuai dengan ekspektasi rakyat. "Jika hal ini terus berlanjut, tentu akan membahayakan bagi keberlangsungan demokrasi kita, karena itulah mahasiswa perlu untuk menjadi pemilih rasional, ikut mengawasi jalannya pemilu dan menjadi moral force bagi kekuasaan baru pasca pemilu," urai senator dari Jawa Tengah ini.

Untuk mewujudkan demokrasi yang ideal ke depannya, Akhmad Muqowam mendorong mahasiswa untuk aktif dalam gerakan mahasiswa yang memiliki tujuan dan pengkaderan yang jelas. Dari sanalah mahasiswa bisa belajar mengenal politik dengan membentuk ruang politik.

"Dengan pendidikan politik itu maka akan tumbuh kesadaran berpolitik mahasiswa yang pada akhirnya nanti mahasiswa bisa memimpin dan mengubah masyarakat ke arah yang dicita-citakan," pesan Muqowam.

Selain mendorong mahasiswa untuk aktif berpolitik, Muqowam juga mensosialisasikan kewenangan dan tugas baru DPD RI terkait pemantauan dan evaluasi atas rancangan peraturan daerah (raperda) dan peraturan daerah (perda). ***

wwwwww