Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
21 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
20 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
20 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
20 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Badminton

Komisi VII DPR RI Upayakan Utang DBH Migas Pusat ke Riau Segera Dibayar

Komisi VII DPR RI Upayakan Utang DBH Migas Pusat ke Riau Segera Dibayar
Kamis, 01 November 2018 16:15 WIB
Penulis: Nyimas Naima Azzuhra
PEKANBARU - Komisi VII DPR RI akan mendesak pemerintah pusat untuk segera membayar utang atau kurang bayar dana bagi hasil (DBH) migas 2017 yang jumlahnya mencapai Rp1,7 triliun kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

Ketua rombongan kunjungan kerja Komisi VII DPR RI, M Nasir mengatakan, bahwa pihaknya akan segera mengadakan pertemuan lanjutan di Jakarta dengan mengundang Pemprov Riau beserta daerah penghasil migasnya, SKK Migas, Kementerian ESDM dan Kementerian Keuangan.

"Makanya harus ada komunikasi dan sinkronisasi. Itu yang perlu dibangun. Nanti kami undang Pemprov Riau, SKK migas, Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM dan Kementerian Keuangan. Melalui pertemuan itu, nanti akan kita desak supaya secepatnya dibayarkan," kata M Nazir ketika ditemui usai melakukan pertemuan bersama Pemprov Riau di Kantor Gubri, Kamis (1/11/2018).

Ia sendiri menargetkan sisa pembayaran DBH Migas Riau ini dapat dibayarkan secepatnya. Sebab, ia menyadari utang sebesar Rp1,7 triliun itu harus segera dibayar supaya dapat dimanfaatkan untuk meneruskan pembangunan dan penambahan APBD Riau.

"Segala permasalahan pembayaran akan diselesaikan. Karena ini kan dana bagi hasil, masak hasilnya sudah diambil tapi dananya belum tersalurkan," tutupnya. ***

Editor:Ratna Sari Dewi
Kategori:Badminton, Riau, Voli
wwwwww