Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
2
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
3
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
4
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
8 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
5
Bermain Dengan Sembilan Pemain, PSM Mampu Curi Poin di Markas Borneo FC
Sepakbola
24 jam yang lalu
Bermain Dengan Sembilan Pemain, PSM Mampu Curi Poin di Markas Borneo FC
Home  /  Berita  /  Badminton

Sejak 2007- 2018 Sudah 317 Kasus Kecelakaan, Repdem Desak Pemerintah Cabut Izin PT Lion Mentari Airlines

Sejak 2007- 2018 Sudah 317 Kasus Kecelakaan, Repdem Desak Pemerintah Cabut Izin PT Lion Mentari Airlines
Kamis, 01 November 2018 23:21 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) menyatakan rasa belasungkawa atas kecelakaan tragis pesawat Lion Air JT-610, yang membawa 178 penumpang dewasa, 1 penumpang anak-anak dan 2 bayi dengan 2 Pilot dan 5 FA yang jatuh di laut Karawang pada Senin (30/10/2018).

Atas kejadian ini, pemerintah didesak untuk memberikan sanksi tegas terhadap perusahaan maskapai penerbangan tersebut.

"Cabut izinnya dan berikan hak para korban semaksimal mungkin, ini sebuah tragedi kemanusian bukan kecelakaan biasa" ungkap Wanto Sugito Sekretaris Jenderal (Sekjen) Repdem Kamis sore (1/11/2018).

Menurut Wanto Sugito, pemerintah jangan mau diintervensi oleh operator penerbangan dalam hal ini PT Lion Mentari Airlines jika dinyatakan bersalah berdasarkan hasil investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Karena katanya lagi, berdasarkan data dan rekam jejak serta data Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyebutkan terdapat 317 kasus kecelakaan penerbangan sejak 2007 hingga 2017 maskapai penerbangan Lion Air.

"Dan yang terbaru adalah Lion Air JT-610, 178 penumpang dewasa, 1 penumpang anak-anak dan 2 bayi dengan 2 Pilot dan 5 FA menjadi korban" terang Wanto Sugito yang akrab disapa Klutuk ini.

Klutuk menegaskan kembali agar pemerintah harus memberikan sanksi tegas dan menghukum seberat mungkin operator penerbangan PT Lion Mentari Airlines. "Korban harus mendapatkan keadilannya seadil-adilnya," tutup Klutuk. ***

wwwwww