Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
15 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
12 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
13 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
16 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
5
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
16 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
14 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

Banjir di Inhu Telan Korban Jiwa, Dua Bocah Tewas Tenggelam

Banjir di Inhu Telan Korban Jiwa, Dua Bocah Tewas Tenggelam
Korban saat dibawa ke rumah sakit
Sabtu, 10 November 2018 18:43 WIB
Penulis: Jefri Hadi
RENGAT - Tingginya intensitas banjir yang merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, tidak hanya melumpuhkan ekonomi dan aktivitas warga setempat.

Kini banjir yang disebabkan oleh luapan air Sungai Indragiri itu, telah menelan dua korban jiwa. Peristiwa itu terjadi pada hari yang sama di dua kecamatan berbeda, Sabtu (10/11/2018).

Berdasarkan informasi yang berhasil dirangkum GoRiau.com, peristiwa itu terjadi di Kecamatan Kuala Cenaku dan Kecamatan Rengat. Kedua korban merupakan anak dibawah umur.

Korban pertama adalah, Umara Sari, warga Dusun Mekar Jaya, Desa Kuala Cenaku. Bocah berumur 11 bulan anak dari pasangan Reno Saputra (27) dan Syarifah Muti'ah (23) itu, ditemukan mengambang di samping rumahnya yang terendam air banjir dengan ketinggian sekitar 50 cm.

Kendati sempat dilarikan ke Puskesmas terdekat, namun nyawa bocah malang itu tidak berhasil diselamatkan. Kejadian itu dialami korban, Sabtu (10/11/2018) sekira pukul 11.30 WIB.

Korban kedua diketahui bernama, Dimas Febrianto, warga Desa Kuantan Babu, Rengat. Bocah 7 tahun anak dari pasangan Sugiarto (37) dan Iis Romansyah (35) itu, meninggal dunia setelah terseret arus banjir hingga beberapa meter.

"Debut air cukup tinggi. Sebelum terseret arus, sore sekira pukul 16.45 WIB, korban datang bersama ibu dan abang kandungnya, Endah Pratama (11), untuk bermain air banjir yang melintas di ruas jalan Desa Kampung Pulau", ujar salah seorang saksi, Supri yang merupakan warga setempat.

Dikatakan Supri, sejak lokasi itu pertama kali direndam banjir, setiap sore hari banyak warga yang datang untuk bermain air.

Selain warga desa, warga dari luar desa juga ramai bermain di titik banjir itu, dan ada juga yang datang untuk mencuci kendaraan mereka, seperti sepeda motor dan mobil.

"Disaat tengah asik bermain, korban tiba-tiba hilang dari pandangan istrinya yang seakan askik melihat tingkah korban saat main air. Spontan, kami yang berada di lokasi langaung melakukan pencarian", tuturnya.

Setelah beberapa saat, korban akhirnya ditemukan tersangkut di salah satu poko sawit. "Korban langaung kita larikan ke klinik terdekat, namun sayang nyawa korban tidak berhasil diselamatkan", terang Supri.

Masih kata Supri, di lokasi itu kedalaman air cukup tinggi dan arus juga deras. Dan sebelum korban Dimas, salah seorang remaja wanita juga sempat hanyut terseret arus, dan alhamdulilah berhasil diselamatkan", tutup Supri menuturkan. ***

wwwwww