Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
16 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
13 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
3
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
10 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
11 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
18 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
11 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Badminton
Liga 1 2018

Kekalahan di Samarinda Sinyal PSIS Perlu Ada Perbaikan

Kekalahan di Samarinda Sinyal PSIS Perlu Ada Perbaikan
Minggu, 11 November 2018 16:32 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SAMARINDA - Laju positif Klub PSIS Semarang yang terus menjauh dari zona degradasi terhenti. Dalam pertandingan pekan ke-30 LIGA 1 2018 di Samarinda, Sabtu, 10 November 2018, Tim Mahesa Jenar kalah dari Borneo FC, skor 1-2.

Di laga ini, PSIS sebetulnya mampu bermain bagus. Mereka bisa mengimbangi permainan tuan rumah. Sayangnya, mereka lengah selepas awal babak pertama.

Tepatnya pada menit ke-14 dan 18, PSIS kebobolan. Situasi yang kemudian memberi kesulitan tersendiri buat PSIS.

Pelatih PSIS, Jafri Sastra, mengatakan kekalahan ini memberi pesan bahwa ada hal yang harus diperbaiki lagi dalam skuatnya. Terutama bagaimana pemain bisa langsung intensif di pertandingan.

"Dua gol di babak pertama, ya karena para pemain lambat panas. Mereka gagal mengorganisasi permainan secara maksimal, sehingga kebobolan dua gol," kata Jafri Sastra.

PSIS sempat memperkecil ketinggalan pada menit ke-87. Gol dicetak Bruno Silva yang makin produktif. Tapi kemudian PSIS kehabisan waktu untuk bisa mengejar ketinggalan.

"Banyak peluang tercipta di babak kedua. Kami kurang beruntung di laga ini. Harus diperbaiki untuk laga berikutnya," tutur Jafri Sastra. ***

wwwwww