Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
21 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
14 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
3
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
14 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
4
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
14 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
5
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
20 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
19 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Badminton

Olahraga Sepeda Semakin Semarak di Sragen

Olahraga Sepeda Semakin Semarak di Sragen
Minggu, 11 November 2018 21:28 WIB
Penulis: Azhari Nasution

SRAGEN - Sebanyak 4.000 peserta dari berbagai komunitas meramaikan Sepeda Nusantara 2018 bertajuk Bangun Indonesia berlangsung di Sragen, Jawa Tengah pada Minggu (11/11/2018).

Jarak tempuh Sepeda Nusantara 2018 di Sragen sejauh 20 km, yang mengambil titik start mulai dari alun-alun menuju titik di jauh Kedawung dan finis di alun-alun lagi.

Tatag Prabawanto, selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Sragen mengaku gembira lantaran salah satu program yang menjadi unggulan Kemenpora singgah di Sragen dalam dua tahun secara beruntun.

“Kami gembira karena untuk kali keduanya Sragen ditunjuk sebagai penyelenggara Sepeda Nusantara, dimana pada tahun 2017 lalu bernama Gowes Pesona Nusantara, bahkan dihadiri langsung oleh Menpora Imam Nahrawi sendiri," katanya.

Ia menambahkan gerakan rajin bersepeda dan bersepeda memang sudah digalakkan di Sragen setelah kota itu menjadi tuan rumah pada tahun lalu. “Kami di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sragen mewajibkan gerakan bersepeda setiap Jumat," akunya.

"Kemudian pengunjung di kawasan car free day setiap hari Minggu juga semakin ramai bersepeda, karena olahraga bersepeda dapat menjadi alternatif energi, terutama di kota kecil seperti Sragen,” tambahnya.

Sementara itu, Kemenpora yang diwakili Kepala Biro Humas dan Hukum, Sanusi, menyatakan kepuasan terhadap animo masyarakat Sragen yang ikut serta dalam Sepeda Nusantara 2018.

“Hari ini kita saksikan bersama semangat masyarakat Sragen yang besar terhadap penyelenggaraan Sepeda Nusantara. Kita bisa melakukan hal yang dapat menghasilkan semangat dan kebersamaan di dalam masyarakat, tidak hanya di Sragen namun di seluruh Indonesia,” ucap Sanusi.

Selain digelar di Sragen, acara Sepeda Nusantara 2018 oleh Kemenpora pada Minggu 11 November juga dilakukan serentak di beberapa kota yaitu Bireun (Aceh) dan Kebumen (Jawa Tengah), Lampung Timur, Lombok Barat, Berau dan Banyumas. ***

wwwwww