Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
14 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
16 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
12 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
9 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
9 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
8 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Home  /  Berita  /  Badminton

Pino Bahari Tuding Hometown Decision Kalahkan Daud Cino Yordan

Pino Bahari Tuding Hometown Decision Kalahkan Daud Cino Yordan
Istimewa
Minggu, 11 November 2018 18:07 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MANCHESTER – Pelatih Daud Cino Yordan, Pino Bahari menilai Daud Cino Yordan tidak kalah kualitas dengan petinju Inggris, Anthony Crolla dalam pertarungan tinju kelas ringan dunia di Manchester Arena, Sabtu, 10 November 2018 malam waktu setempat. Bahkan, Pino menuding kekalahan Daud karena hometown decision (keputusan menguntungan tuan rumah).

"Penampilan Daud Yordan luar biasa sepanjang 12 ronde. Dia mampu melakukan perlawanan. Hometown decision yang memenangkan Anthony karena Daud tidak bisa memukul KO," kata Pino Bahari yang dihubungi melalui WhatsApp, Minggu (11/10/2018).

Peraih medali emas Asian Games Beijing 1990 ini melihat Anthony Crolla menjalankan strategi kotor saat tertekan. "Anthony sering menanduk dan memeluk saat tertekan," tuding Pino Bahari.

Akibat keklahan ini, Daud Yordan gagal menjadi penantang utama juara bertahan kelas ringan WBA yaitu Vasyl Lomachenko dari Ukraina. Sedangkan Crolla menjadi pemegang sabuk WBA Eliminator kelas ringan akan jadi penantang utama juara WBA Super.

Memang di babak pertama hingga kelima, Daud sempat tertekan dan menerima pukulan.
Namun, pada ronde keenam, petinju asal Sasana Kayong Utara, Kalimantan Barat itu balik melancarkan serangan. Bahkan, Crolla sempat kewalahan saat wajahnya terkena jab hingga hook yang dilepaskan Daud Yordan.

Begitu pula pada ronde ketujuh hingga ke-12, Daud terus menguasai pertarungan. Dan, Crolla juga berulangkali terpojok di sudut ring sehingga harus memeluk Daud agar terhindar dari pukulan. ***

wwwwww