Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
22 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
21 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
24 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
19 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
5
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
22 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
6
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
19 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Home  /  Berita  /  Badminton

Bahas Soal Islah, PPP Kubu Muktamar Jakarta Bakal Gelar Mukernas

Bahas Soal Islah, PPP Kubu Muktamar Jakarta Bakal Gelar Mukernas
Senin, 12 November 2018 14:49 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Partai Pembangunan (PPP) kubu Muktamar Jakarta berencana menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) yang diselenggarakan pada 15 sampai 16 November 2018 di Kantor DPP PPP Jalan Talang, Jakarta Pusat.

Sekretaris Jenderal PPP Muktamar Jakarta Sudarto mengatakan, pada Mukernas itu pihaknya akan mengukuhkan Humphrey Djemat mengantikan Djan Faridz menjadi ketua umum.

"Di Mukernas ini akan dikukuhkan, karena dalam organisasi dan dalam anggaran dasar itu akan dikukuhkan sebagai ketua umum," tutur Sudarto di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Senin (12/11/2018).

Ia menambahkan, keputusan tersebut dilakukan setelah melalui rapat pleno yang turut dihadirkan oleh petinggi PPP. Hasilnya pun diputuskan Humphrey Djemat menjadi pelak?sana tugas (Plt) meneruskan Djan Faridz hingga tahun 2019.

"Jadi ini tidak untuk lima tahun artinya hanya meneruskan sampai ke 2019," tambahnya.

Di dalam Mukernas PPP akan mengundang beberapa sesepuh partai. Bahkan Ketum PPP Romahurmuziy diharapkan untuk hadir dalam acara Mukernas itu agar dapat membicarakan terkait islah dalam menyambut pilpres 2019.

"Karena kita ingin menyelamatkan PPP di 2019. Kita sebagai elite partai jangan ada rasa egosisme di Pemilu 2019 ini, jadi kita tidak ingin PPP di 2019 ini sebagai peserta pemilu yang terakhir?," jelas dia.

Mukernas nanti bakal dihadiri oleh 34 pengurus dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP dari seluruh Indonesia.

"Peserta Mukernas sebagai utusan disambut baik dan siap hadir 34 DPW Selinde tokoh senior partai, dan empat ormas Pendiri PPP fusi 1973," jelasnya.

Selain itu dalam Mukernas akan membahas beberapa hal terkait sikap partai dalam menghadapi Pileg 2019. Hal ini agar menyelamatkan suara umat untuk mendukung caleg dari PPP yang akan bertarung di Pileg 2019.

Ataupun, saat ini Pengurus Harian DPP PPP Muktamar Jakarta menerima berbagai informasi dan masukan serta pemberitaan media massa l hingga berbagai survei tentang peluang caleg-caleg PPP berhasil mendapat kepercayaan masyarakat di Pileg 2019 Nurani kader partai terpanggil untuk dapat berbuat sesuatu untuk PPP di PILEG 2019.

"Oleh karenanya, menyikapi hal-hal itu Pengurus Harian DPP berkesimpulan harus ada tindakan urganisasi yang menyatukan langkah jajaran kader dan pimpinan partai agar menghadirkan manfaat lebih besar dan untuk itu disepakati menggelar MUKERNAS Ill PPP tanggal 15-16 November 2018 dengan membentuk Panitia Mukernas dengan Surat Keputusan DPP PPP Nomor: 1631/KPTS/DPP/VIII/2018 tanggal 10 Agustus 2018," tutupnya. ***

wwwwww