Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
Metropolitan
16 jam yang lalu
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
2
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
4 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
3
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
3 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
4
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
3 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
5
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
3 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
3 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Badminton

DPRD Riau Wacanakan Pendidikan Gratis SMA Sederajat Senilai Rp200 Miliar

DPRD Riau Wacanakan Pendidikan Gratis SMA Sederajat Senilai Rp200 Miliar
Rabu, 14 November 2018 14:13 WIB
Penulis: Nyimas Naima Azzuhra
PEKANBARU - Wacana pendidikan gratis bagi siswa SMA sederajat di Riau sedang memasuki tahapan pembahasan. Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau, Noviwaldy Jusman mengatakan, bahwa program senilai Rp200 miliar ini nantinya akan dianggarkan dalam APBD tahun 2019 yang masih dalam pembahasan.

"Pendidikan gratis kita harapkan dapat dilaksanakan di Riau. Targetnya, orang tua murid tidak lagi dibebankan dengan membeli buku, karena sudah ditanggung Pemprov," katanya di Pekanbaru, Rabu (14/11/2018).

Dikatakan Novriwaldy, selain wacana sekolah gratis, akan ada pembinaan bagi guru-guru agar tidak ada lagi les tambahan yang mengatasnamakan sekolah. Ia menegaskan, sekolah hanya fokus mengajar dan mendidik, bukan melakukan pungutan-pungutan yang memberatkan siswa.

"Tidak ada lagi les. Guru-guru kita berikan pembinaan, pelajaran sehingga bisa fokus mengajar," tambahnya lagi.

Selain itu, politisi Partai Demokrat ini juga sedang memikirkan wacana pendidikan gratis bagi sekolah swasta, yang memang tidak bisa diterapkan sepenuhnya.

Untuk pengawasan, lanjutnya, nantinya akan dibentuk peraturan daerah yang akan mengawasi wacana pendidikan gratis ini.

"Memang sekolah swasta memang tidak bisa gratis seratus persen. Tapi kita akan berusaha. Untuk pengawasan, nantinya akan dibentuk Perda," tandasnya. ***

Kategori:Umum, Riau, Badminton
wwwwww