Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
24 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
24 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
7 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
6
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
23 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Home  /  Berita  /  Badminton

Pemkab Kampar akan Ubah Prilaku Siswa Melalui SRA ke Sekolah

Pemkab Kampar akan Ubah Prilaku Siswa Melalui SRA ke Sekolah
Rabu, 14 November 2018 17:20 WIB
Penulis: Syawal Jose
BANGKINANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar melalui Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kampar berencana sosialisasikan Sekolah Ramah Anak (SRA). Tujuannya memberikan kenyamanan di lingkungan sekolah.

Sosialisasi SRA ini akan dilakukan di 300 sekolah yang ada di Kabupaten Kampar. Deklarasinya telah dilakukan, Rabu (14/11/18) siang tadi di aula kantor Bupati Kampar.

Dalam deklarasi ini dihadiri oleh Bupati Kampar diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kampar Yusri membuka secara resmi acara tersebut. Ia menyampaikan sosialisasi SRA dapat terwujud di Kampar khususnya.

"Apabila hal ini bisa kita wujudkan di Kabupaten Kampar, jelas sekali akan berpengaruh kepada mutu pendidikan anak-anak bangsa kedepannya. Khususnya anak-anak bangsa di Kabupaten Kampar," kata Sekda Yusri.

Sekda ini juga menjelaskan bahwa Kampar harus tahu dengan syarat yang harus diperhatikan.

"Pertama syarat yang harus diperhatikan dalah hardware, hal ini meliputi fisik dan infrastruktur sekolah. Seperti tempat ibadah, tempat ibadah, perpustakaan yang up to date, laboratorium, taman, serta jumlah toilet yang sebanding dengan jumlah siswa," sebutnya.

Sementara itu Santoso selaku Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kampar akan mendukung dan manjalankan sepenuhnya SRA tersebut. Sebab menurutnya sekolah adalah merupakan naungan dibawah dinasnya yang ia pimpin.

"Dalam hal ini apabila bisa berjalan dengan baik, jelas akan merubah prilaku siswa siswi dari kurang baik ke yang amat baik. Maka itu kami saya sangat mendukung dengan menjalankan sepenuhnya SRA tersebut.

Deklarasi SRA ini terlihat dihadiri Deputi Pemamfaatan Waktu Luang Kemdikbud RI, Indrawati. ***

Kategori:Voli, Riau, Umum, Badminton
wwwwww