Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
24 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
2
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
3
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
4
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
7 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
5
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
23 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Home  /  Berita  /  Badminton

Marak Isu LGBT, Satpol PP Padang Tangkap 10 Pasangan Cinta Sejenis

Marak Isu LGBT, Satpol PP Padang Tangkap 10 Pasangan Cinta Sejenis
Sejumlah muda mudi yang terjaring dalam razia Satpol PP Kota Padang di kawasan Marapalam. (Foto: iNews/Budi Sunandar)
Rabu, 14 November 2018 17:21 WIB
PADANG - Satpol PP Kota Padang kembali merazia sejumlah tempat kos dan salon di kawasan Marapalam, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (14/11/2018). Dalam operasi itu, 10 pasangan diduga penyuka sesama jenis diamankan untuk mendapat pembinaan.

Diberitakan iNews.id, puluhan petugas Satpol PP membuka satu per satu pintu kamar kos wanita maupun lokasi usaha salon di Marapalam.

Penyisiran ini berdasarkan informasi adanya komunitas lesbian, gay, bisexual, and transgender (LGBT) yang menjadikan kawasan itu sebagai tempat berkumpul sehingga meresahkan masyarakat.

"Informasi yang kami terima seperti itu. Kami tindaklanjuti dengan dua hari pengintaian. Setelah memastikan adanya komunitas LGBT, kami langsung lakukan razia,” ujar Kasatpol PP Kota Padang Yadrizon.

Dia menjelaskan, awalnya menangkap dua pasangan diduga LGBT. Hasil pengembangan akhirnya petugas mengamankan 10 pasangan penyuka sesama jenis. “Mereka sudah mengakuinya,” ucapnya.

Kendati demikian, dia menampik informasi beredar yang menyebut jumlah LGBT di Padang mencapai ribuan.

“Mereka ini (LGBT) memiliki komunitas-komunitas sendiri. Seperti yang kami amankan dalam razia, mereka bagian kecil dari kelompok komunitas LGBT yang berjumlah 30-an pasangan,” katanya.

Dia mengungkapkan akan semakin gencar melakukan razia. Hanya saja, pemerintah masih dilematis karena penanganan LGBT sampai saat ini belum ada regulasi hukum yang mengaturnya.

“Kami hanya bisa memberi pembinaan dan pendataan. Setelah itu mereka kami serahkan ke dinas sosial,” ucapnya. (inc)

Editor:arie rf
Sumber:iNews.id
Kategori:Badminton, PON, Olympic, Sumatera Barat
wwwwww