Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PMI Bebas dari Hukuman Mati, Gus Jazil: Diyat Rp15,2 Miliar Dibayar Laziz NU
Politik
18 jam yang lalu
PMI Bebas dari Hukuman Mati, Gus Jazil: Diyat Rp15,2 Miliar Dibayar Laziz NU
2
Implementasi 'New Normal' Butuh Serapan Anggaran, Bamsoet Ingatkan Subsidi Kuota Pelajar dan Biaya PCR
MPR RI
22 jam yang lalu
Implementasi New Normal Butuh Serapan Anggaran, Bamsoet Ingatkan Subsidi Kuota Pelajar dan Biaya PCR
3
PDIP Tantang Kementan Tunjukkan Hasil Riset Kalung Anti Corona
Peristiwa
24 jam yang lalu
PDIP Tantang Kementan Tunjukkan Hasil Riset Kalung Anti Corona
4
Tok! Timja Pimpinan DPD RI Rekomendasikan Tolak RUU HIP
DPD RI
23 jam yang lalu
Tok! Timja Pimpinan DPD RI Rekomendasikan Tolak RUU HIP
5
Masih Ada 7 WNI Yang Terancam Hukuman Mati, Gus Jazil Minta Pemerintah Belajar dari Kasus Eti
Peristiwa
18 jam yang lalu
Masih Ada 7 WNI Yang Terancam Hukuman Mati, Gus Jazil Minta Pemerintah Belajar dari Kasus Eti
6
Kata Hetifah tentang PJJ 'Hybrid'
DPR RI
13 jam yang lalu
Kata Hetifah tentang PJJ Hybrid
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Demo Tanpa Izin, Wakapolres Inhil: Kalau Terjadi Lagi Kita Tindak Tegas

Demo Tanpa Izin, Wakapolres Inhil: Kalau Terjadi Lagi Kita Tindak Tegas
Senin, 19 November 2018 22:57 WIB
TEMBILAHAN - Aksi demo yang dilakukan Aliansi Pemuda Mahasiswa Inhil (APMI) tanpa izin dari kepolisian membuat Wakapolres Inhil, Kompol Afrizal Asri mengutarakan kekecewaannya.

Ia pun mengingatkan, kepada mahasiswa agar kejadian seperti yang telah terjadi ini tidak terulang kembali.

Sebelum dimulainya demo, paling lambat 3 atau 4 hari dikatkannya surat pemberitahuan kepada pihak kepolisian harus disampaikan.

"Saya ingatkan ke depan untuk mahasiswa jangan sampai terulang lagi, ini yang terakhir. jika masih terulang kami akan bertindak tegas," sebut Wakapolres usai demo berlangsung, Senin (19/11/2018).

Apalagi saat demo berlangsung, dikatakannya sempat terjadi kericuhan dan ditemukan ada pendemo yang membawa kayu.

"Kalau mau menyampaikan aspirasi ya sampaikan saja, tidak perlu bawa-bawa kayu. Sayangnya saya terlambat aja tadi, kalau tidak sudah saya lakukan tindakan kepolisian," lanjutnya.

Ia juga menegaskan, sudah memerintahkan kepada Kasat Intel agar memanggil koordinator demo, untuk mengkonfirmasi kenapa demo ini bisa terjadi.

"Saya sudah minta Kasat Intel, memanggil koordinator demonya, untuk menanyakan kenapa mereka tidak mau berkoordinasi, kenapa tidak mengirimkan surat pemberitahuan. Ini sudah semau-maunya aja, kita tidak bisa begitu, semua ada aturannya," tegas Kompol Afrizal. ***

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Peristiwa, Riau, GoNews Group

wwwwww