Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
23 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
17 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
18 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
20 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
16 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
18 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Badminton

Demo Tanpa Izin, Wakapolres Inhil: Kalau Terjadi Lagi Kita Tindak Tegas

Demo Tanpa Izin, Wakapolres Inhil: Kalau Terjadi Lagi Kita Tindak Tegas
Senin, 19 November 2018 22:57 WIB
TEMBILAHAN - Aksi demo yang dilakukan Aliansi Pemuda Mahasiswa Inhil (APMI) tanpa izin dari kepolisian membuat Wakapolres Inhil, Kompol Afrizal Asri mengutarakan kekecewaannya.

Ia pun mengingatkan, kepada mahasiswa agar kejadian seperti yang telah terjadi ini tidak terulang kembali.

Sebelum dimulainya demo, paling lambat 3 atau 4 hari dikatkannya surat pemberitahuan kepada pihak kepolisian harus disampaikan.

"Saya ingatkan ke depan untuk mahasiswa jangan sampai terulang lagi, ini yang terakhir. jika masih terulang kami akan bertindak tegas," sebut Wakapolres usai demo berlangsung, Senin (19/11/2018).

Apalagi saat demo berlangsung, dikatakannya sempat terjadi kericuhan dan ditemukan ada pendemo yang membawa kayu.

"Kalau mau menyampaikan aspirasi ya sampaikan saja, tidak perlu bawa-bawa kayu. Sayangnya saya terlambat aja tadi, kalau tidak sudah saya lakukan tindakan kepolisian," lanjutnya.

Ia juga menegaskan, sudah memerintahkan kepada Kasat Intel agar memanggil koordinator demo, untuk mengkonfirmasi kenapa demo ini bisa terjadi.

"Saya sudah minta Kasat Intel, memanggil koordinator demonya, untuk menanyakan kenapa mereka tidak mau berkoordinasi, kenapa tidak mengirimkan surat pemberitahuan. Ini sudah semau-maunya aja, kita tidak bisa begitu, semua ada aturannya," tegas Kompol Afrizal. ***

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Olympic, Riau, Badminton
wwwwww