Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
21 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
15 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
3
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
18 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
4
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
18 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
5
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
15 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
22 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

Ngotot Bukan Badan Publik, SKK Migas Sumbagut Diminta Serahkan Bukti Kuat

Ngotot Bukan Badan Publik, SKK Migas Sumbagut Diminta Serahkan Bukti Kuat
Senin, 19 November 2018 14:48 WIB
PEKANBARU - Sidang pembuktian lanjutan kedua sengketa informasi antara Pemohon Novrizon Burman dan SKK Migas Sumbagut sebagai Termohon, Senin (19/11/2018) pagi, pihak termohon tetap bersikukuh bukan badan publik.

Akhirnya, Majelis Komisioner menegaskan kepada pihak Termohon harus menyerahkan bukti-bukti maupun dalil-dalil yang kuat, tetap pada payung hukum undang-undang.

Sengketa informasi dengan Nomor Reg. 020/PSI/KIP-R/IX/2018 kembali akan digelar pada waktu yang belum ditentukan dengan agenda pembuktian lanjutan ketiga. ''Persidangan yang digelar hari ini, Majelis Komisioner kembali memberikan kesempatan kepada Termohon untuk menambahkan bukti-bukti yang dianggap pihak termohon masih tertinggal,'' ungkap Panitera Pengganti, Didang Muhanna.

Sidang dihadiri formasi lengkap antara Pemohon Novrizon Burman dan kuasa hukumnya Aspandiar dan termohon menghadirkan Alam Mulyawan, Anton Dedi Hermanto, dan Roland Kendietz.Termohon dalam persidangan tetap bersekukuh bukan sebagai badan publik dan tidak memiliki kewenangan apapun. Semua ada di tangan kepala, dalam peraturan menteri menyebutkan  bahwa tidak dibenarkan memberikan data kepada pihak lain, jika dilakukan ada sanksi pidana.

Lebih lanjut, sebut Didang, Majelis Komisioner menyimpulkan akan dilakukan sidang tahapan berikutnya. Dan bisa jadi, sidang berikutnya akan mendatangkan ahli.

"Sidang akan dilanjutkan dalam waktu dekat. Dan bisa saja nanti akan mendatangkan ahli yang menjelaskan tentang pokok perkara," kata Didang. (rls)

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Beladiri, Riau, Badminton
wwwwww