Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
7 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
7 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
7 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
4
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
Metropolitan
20 jam yang lalu
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
7 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
7 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Badminton
Liga 1 2018

WCP Kecewa Alami Kekalahan Terbesar di Kandang

WCP Kecewa Alami Kekalahan Terbesar di Kandang
Senin, 19 November 2018 03:06 WIB
Penulis: Azhari Nasution
GIANYAR - Bali United FC dipaksa bertekuk lutut kala menjamu Persebaya Surabaya dalam laga pekan ke-31 LIGA 1 2018. Bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar pada Minggu, 18 November 2018, tim berjuluk Serdadu Tridatu menyerah 2-5.

Di babak pertama, Persebaya langsung menyengat. Mereka mampu unggul tiga gol dari tim tuan rumah. Memasuki babak kedua, pertandingan makin sengit dan terjadi saling berbalas gol.

Pelatih Bali United, Widodo Cahyono Putro mengaku sangat kecewa dengan hasil ini. Apalagi menjadi skor kekalahan terbesar yang mereka dapatkan selama bermain di depan publik sendiri.

"Selamat untuk Persebaya yang telah memenangkan pertandingan hari ini. Ini kekalahan terbesar kami di kandang. Kami juga kecewa," ujar Widodo dalam konferensi pers usai pertandingan.

Meski begitu, pelatih yang akrab disapa WCP itu enggan larut dalam keterpurukan. Kalah dengan skor besar, bukan berarti mereka harus berhenti optimistis menatap laga selanjutnya.

"Ke depan masih ada pertandingan, kami akan lakukan pembenahan. Karena sepak bola tidak berhenti sampai di sini saja," kata pelatih berusia 48 tahun itu.

"Terima kasih kepada pemain yang telah berjuang. Kami akui Persebaya lebih baik dari Bali United," imbuhnya. ***

wwwwww