Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mendagri Beri Waktu Sepekan Pencairan Anggaran Pilkada di Papua
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Mendagri Beri Waktu Sepekan Pencairan Anggaran Pilkada di Papua
2
Berantas Mafia Sindikasi Penempatan PMI, Benny Rhamdani Minta Dukungan MPR dan Komisi IX DPR
Politik
21 jam yang lalu
Berantas Mafia Sindikasi Penempatan PMI, Benny Rhamdani Minta Dukungan MPR dan Komisi IX DPR
3
Fadel Muhammad Dukung Ekspor Benih Lobster untuk Sejahterakan Nelayan
Politik
22 jam yang lalu
Fadel Muhammad Dukung Ekspor Benih Lobster untuk Sejahterakan Nelayan
4
Setjen MPR dan BSSN Teken MoU Perlindungan Informasi serta Transaksi Elektronik
MPR RI
21 jam yang lalu
Setjen MPR dan BSSN Teken MoU Perlindungan Informasi serta Transaksi Elektronik
5
Gus Jazil: Nasib Purna Pekerja Migran Tetap Perlu Diperhatikan dan Diberdayakan
MPR RI
21 jam yang lalu
Gus Jazil: Nasib Purna Pekerja Migran Tetap Perlu Diperhatikan dan Diberdayakan
6
MetroTV Minta Polisi Usut Tuntas Tewasnya Yodi
Peristiwa
22 jam yang lalu
MetroTV Minta Polisi Usut Tuntas Tewasnya Yodi
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Liga 1 2018

WCP Kecewa Alami Kekalahan Terbesar di Kandang

WCP Kecewa Alami Kekalahan Terbesar di Kandang
Senin, 19 November 2018 03:06 WIB
Penulis: Azhari Nasution
GIANYAR - Bali United FC dipaksa bertekuk lutut kala menjamu Persebaya Surabaya dalam laga pekan ke-31 LIGA 1 2018. Bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar pada Minggu, 18 November 2018, tim berjuluk Serdadu Tridatu menyerah 2-5.

Di babak pertama, Persebaya langsung menyengat. Mereka mampu unggul tiga gol dari tim tuan rumah. Memasuki babak kedua, pertandingan makin sengit dan terjadi saling berbalas gol.

Pelatih Bali United, Widodo Cahyono Putro mengaku sangat kecewa dengan hasil ini. Apalagi menjadi skor kekalahan terbesar yang mereka dapatkan selama bermain di depan publik sendiri.

"Selamat untuk Persebaya yang telah memenangkan pertandingan hari ini. Ini kekalahan terbesar kami di kandang. Kami juga kecewa," ujar Widodo dalam konferensi pers usai pertandingan.

Meski begitu, pelatih yang akrab disapa WCP itu enggan larut dalam keterpurukan. Kalah dengan skor besar, bukan berarti mereka harus berhenti optimistis menatap laga selanjutnya.

"Ke depan masih ada pertandingan, kami akan lakukan pembenahan. Karena sepak bola tidak berhenti sampai di sini saja," kata pelatih berusia 48 tahun itu.

"Terima kasih kepada pemain yang telah berjuang. Kami akui Persebaya lebih baik dari Bali United," imbuhnya. ***


wwwwww