Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
14 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
14 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
14 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
4
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
13 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
13 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
23 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  Badminton

Tak Dianggarkan pada APBD 2019, Pembangunan Flyover Soekarno - Hatta Pekanbaru Harus Selesai Tahun Ini

Tak Dianggarkan pada APBD 2019, Pembangunan Flyover Soekarno - Hatta Pekanbaru Harus Selesai Tahun Ini
Flyover Simpang SKA Pekanbaru (foto nyimas naima azzahra)
Rabu, 21 November 2018 19:13 WIB
Penulis: Nyimas Naima Azzahra
PEKANBARU - Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau, Noviwaldy Jusman memastikan bahwa tidak ada lagi penganggaran untuk dua di Jalan Soekarno Hatta, Pekanbaru, Riau. Flyover simpang Mal SKA dan Pasar Pagi Arengka harus selesai tahun ini.

Ia mengatakan, pembangunan flyover tersebut harus diselesaikan tahun ini. Pasalnya, dana tambahan tidak ada dalam pembahasan APBD 2019 karena sudah dianggarkan penuh pada 2018 lalu senilai Rp280 miliar.

"Flyover tidak ada dalam pembahasan APBD 2019. Keduanya kan sudah dianggarkan penuh pada 2018," katanya ketika ditemui usai penandatanganan MoU RAPBD di Gedung DPRD Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, Rabu (21/11/2018).

Legislator yang akrab disapa Dedet ini menegaskan, mau tidak mau kedua proyek ini harus diselesaikan pada akhir tahun. Karena jika tidak, akan masuk pada proyek mangkrak.

"Kalau tidak selesai akan berisiko, nanti di black list. Mereka (kontraktor) harus menyelesaikannya. Saya rasa, kalau profesional, tidak lah sulit," papar politisi Demokrat tersebut.

Dedet berharap, agar pembangunan kedua flyover dapat segera digesa. Sebab, masyarakat sudah lama bersabar dengan kemacetan di Pekanbaru selama ini.

"Selama ini masyarakat sudah bersabar dengan kemacetan. Sehingga kita semua berharap agar kedua flyover bisa segera fungsional," tutupnya. ***

Kategori:Voli, Riau, Badminton
wwwwww