Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
10 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
9 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
4 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
4 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
4 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
6
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
4 jam yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Home  /  Berita  /  Badminton

Diserang Anjing Pitbull Milik Pamannya, Bocah 6 Tahun di Agam Dapat 50 Jahitan di Wajah dan Kepala

Diserang Anjing Pitbull Milik Pamannya, Bocah 6 Tahun di Agam Dapat 50 Jahitan di Wajah dan Kepala
Zafran, bocah enam tahun dirawat di RSUD Dokter Achmad Mochtar Bukittinggi, Sumbar. Dia mendapat lebih dari 50 jahitan di wajah dan bagian belakang karena diserang anjing milik pamannya. (Foto: iNews/Wahyu Sikumbang)
Kamis, 22 November 2018 18:01 WIB
AGAM - Seorang bocah laki-laki berusia enam tahun di Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) menderita luka parah karena diserang anjing pitbull milik pamannya. Korban bernama Muhammad Zafran dirawat intensif di RSUD Dokter Achmad Mochtar Bukittinggi dan harus mendapat lebih dari 50 jahitan di wajah serta kepala.

Dikutip dari laman iNews.id, saat ini kondisi anak bungsu dari pasangan suami istri, Syukri dan Rini, warga Jorong Lundang, Nagari Panampuang, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, Sumbar itu, sudah semakin membaik.

Periswa nahas yang menimpa Zafran, murid TK Bustanul Athfal Muhammadiyah, Lambah Biaro, terjadi Sabtu (17/11/2018) lalu. Zafran dan teman-temannya bermain bersama anjing jantan berumur 3 tahun bernama Pilo di gudang kayu pembuatan perabot.

Karena lokasi bermain yang sempit, Zafran lantas membawa Pilo ke jalan dengan menarik tali kekang anjing Pittbul itu. Di jalan, beberapa teman Zafran menggertak-gertak dan melempari anjing peranakan ini dengan kerikil. Saat itulah Pilo diduga marah dan langsung menyerang Zafran yang sedang memegang tali kekang.

“Keduanya sama-sama kaget. Anjing kaget, Zafran juga kaget. Zafran tidak biasanya diserang anjing itu karena mereka sudah biasa main bersama,” kata tante korban, Netri.

Dalam keadaan terluka, Zafran yang tergeletak berlumuran darah di jalan langsung dinaikkan ke atas motor dan dibawa ke rumah sakit. Korban mengalami luka robek karena dicakar dan digigit di pipi dan bagian belakang kepalanya. Kejadian ini pun membuat orang tua Zafran kaget.

“Saya tahunya ketika Zafran sudah dibawa ke rumah sakit. Pipi dan belakang kepalanya luka. Badannya tidak ada luka, jumlah jahitan luka di belakang tidak tahu, tapi kalau di bagian wajah di pipi itu 50 jahitan,” kata ibunya Rini.

Sejumlah tetangga dan warga yang mengetahui kejadian beramai-ramai membesuk Zafran yang dirawat di ruang rawat inap. Selain sebagai ungkapan keprihatinan dengan apa yang dialami Zafran, tetangga dan warga juga memberi bantuan materi kepada orang tuanya karena termasuk keluarga yang kurang mampu.

Kasus ini kini dalam penyelidikan pihak Polsek Ampek Angkek meski tidak dilaporkan ke polisi. Menurut orang tua Zafran, pascakejadian, anjing Pilo kini dalam pengawasan Dinas Peternakan dan Hewan Pemkab Agam. Pilo diobservasi selama 10 hingga 15 hari. ***

Editor:arie rf
Sumber:iNews.id
Kategori:Badminton, Olympic, Sumatera Barat
wwwwww