Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
21 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
17 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
18 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
13 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
13 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
13 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton
Liga 1 2018

Sukses Selamatkan Persebaya, Djanur Masih Menunggu Kepastian

Sukses Selamatkan Persebaya, Djanur Masih Menunggu Kepastian
Jum'at, 23 November 2018 20:42 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SURABAYA - Hadirnya Djadjang Nurdjaman alias Djanur di kursi pelatih Klub Persebaya Surabaya, membuat tim asal Surabaya itu selamat dari ancaman degradasi. Padahal, selepas putaran pertama LIGA 1 2018 lalu, Bajul Ijo sempat terseok-seok.

Tapi sekarang Persebaya sudah berubah di tangan Djanur. Bahkan, Green Force tercatat sebagai tim paling produktif di kompetisi musim ini.

Djanur ternyata juga senang dengan apa yang dicatat Persebaya sekarang ini. Suasana tim dan kota Surabaya pun membuatnya betah.

Namun masa depan Djanur di Persebaya ternyata belum menentu. Belum ada pembicaraan mengenai perpanjangan kontrak dari manajemen Persebaya.

"Belum ada pembicaraan kontrak baru dari manajemen. Jadi saya belum tahu apakah seperti kontrak sekarang selesai Desember atau ada klausul lain," tutur Djanur. ***

wwwwww