Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
12 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
13 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
3
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
13 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
4
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
9 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
5
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
10 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
11 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

Dihantam Bono Teluk Meranti, Kapal Rombongan Wartawan Terbalik

Dihantam Bono Teluk Meranti, Kapal Rombongan Wartawan Terbalik
Ervan, fotografer antara yang mendapat perawatan
Sabtu, 24 November 2018 17:43 WIB
Penulis: Hermanto Ansam
PEKANBARU - Kapal kayu yang membawa rombongan wartawan dan pegawai Kementerian Pariwisata terbalik di Sungai Kampar, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Sabtu (24/11/2018) sekitar pukul 11.30 Wib.‎ 5 orang yang berada di dalam kapal masuk ke sungai. Rencananya mereka meliput even ombak Bono Surfing di lokasi tersebut.

''Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, karena saat itu kondisi lagi ramai, ada Basarnas dan kepolisian yang langsung menyelamatkan kawan-kawan wartawan,'' ujar Kepala Dinas Pariwisata Pemprov Riau, Fahmizal saat dihubungi, Sabtu (24/11/2018).

Fahmi menyebutkan, tinggi ombak mencapai sekitar 3 meter menghantam kapal. Kapal itu dinakhodai seorang kapten, dua wartawan yakni Ervan fotografer kantor berita Antara dan Afrianto alias Tungkir salah seorang fotografer serta 2 orang pegawai kementerian pariwisata.

''Yang memberikan pertolongan pertama ada peselancar yang berada tak jauh dari posisi kapal. Para peselancar langsung menuju titik jatuhnya kapal tersebut, lalu disusul tim Basarnas,'' kata Fahmi.

Selanjutnya para korban dibawa ke tepian sungai dengan sebuah speedboat besar. Kesehatan mereka juga diperiksa tim medis yang berada di lokasi.

Sejumlah barang bawaan termasuk kamera dan handphone milik penumpang kapal itu ikut tenggelam ke dasar sungai. ‎Kapal itu disediakan oleh panitia evan Dinas Pariwisata Kabupaten Pelalawan.

''Kami dan kawan-kawan wartawan diundang dalam even Bono itu, ya kami datang. Kalau soal sarana prasarana itu dari panitia Pemkab Pelalawan,''kata Fahmi.

‎Dalam even itu, sejumlah peselancar mancanegara dan domestik ikut memeriahkannya. Dua di antaranya peselancar asal Australia dan 4 lainnya berasal dari Bali. Hari ini merupakan puncak acara Bono Surfing dimana ombak tersebut langka terjadi di dunia,dan di Riau merupakan salah satunya.  (gs1)

wwwwww