Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
10 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
11 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
3
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
11 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
4
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
5
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Ekonomi
15 jam yang lalu
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
8 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

Komisi IV DPRD Riau Minta Dinas PUPR Antisipasi Kemacetan di Flyover Soekarno Hatta

Komisi IV DPRD Riau Minta Dinas PUPR Antisipasi Kemacetan di Flyover Soekarno Hatta
Husni Thamrin
Sabtu, 24 November 2018 15:17 WIB
Penulis: Nyimas Naima Azzahra
PEKANBARU - Apabila dua flyover di Jalan Soekarno - Hatta, Kota Pekanbaru, Riau tidak selesai tahun ini, Komisi IV DPRD Provinsi Riau yang membidangi masalah pembangunan meminta agar rekanan dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai memikirkan cara untuk mengantisipasi kemacetan.

Ketua Komisi IV DPRD Riau, Husni Thamrin mengatakan, bahwa kemacetan tidak bisa dihindari karena memang itulah risikonya. Dan jika pembangunan jalan layang tersebut tidak selesai tepat waktu, harus ada solusi dari pihak terkait.

"Kondisi macet tidak bisa dihindari. Sebagai langkah pencegahan apabila tidak selesai tepat waktu, harus ada antisipasi dari pihak terkait," katanya di Gedung DPRD Provinsi Riau Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, Sabtu (24/11/2018).

Saat ini, lanjut Thamrin, sangat banyak masyarakat yang mengeluhkan kemacetan yang kerap terjadi di perempatan SKA dan Pasar Pagi Arengka tersebut. Apalagi pada hari libur Sabtu dan Minggu. 

"Jangan sampai masyarakat menderita lama karena terbengkalainya pembangunan. Selesai atau tidak, masalah macet kita minta dicarikan jalan keluarnya segera," tambahnya lagi.

Politisi PKB tersebut mengaku akan tetap mendukung pembangunan infrastruktur jalan layang di perempatan SKA Pekanbaru, dan di Pasar Pagi Arengka.

"Perjanjiannya awal Desember selesai, dan diresmikan akhir Desember, tapi meleset. Sekarang dinyatakan tidak bisa selesai tahun 2018, bagaimana pun harus didukung," tutupnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DDPRD Riau, Noviwaldy Jusman menegaskan, bahwa pembangunan dua flyover tersebut harus diselesaikan tahun ini. Pasalnya, dana tambahan tidak ada dalam pembahasan APBD 2019 karena sudah dianggarkan penuh pada 2018 lalu senilai Rp240 miliar. ***

Kategori:Voli, Riau, Badminton
wwwwww