Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
23 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
2
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
23 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
3
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
4
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
10 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
5
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
KONI
23 jam yang lalu
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
6
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
4 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Home  /  Berita  /  Badminton

Melawan, Penjambret Mahasiswi di Pekanbaru Ditembak 2 Kali

Melawan, Penjambret Mahasiswi di Pekanbaru Ditembak 2 Kali
Senin, 26 November 2018 22:18 WIB
Penulis: Hermanto Ansam
PEKANBARU - Polisi buru sergap (buser) menembak seorang pelaku jambret sadis yang tega merampas tas seorang mahasiswi di Pekanbaru hingga terjatuh dari sepeda motor. Pelaku ditembak dua kali di bagian kaki karena melakukan perlawanan.

''Pelaku jambret kami tembak pagi tadi sekitar pukul 10.00 Wib karena berusaha melawan petugas saat mau diamankan di rumahnya, di daerah Kecamatan Tampan,'' ujar Kasubnit Buser Satreskrim Polresta Pekanbaru, Ipda Rachmad Wibowo, Senin (26/11/2018).

Pelaku jambret yang ditangkap polisi yakni DR dan K. Sementara yang ditembak polisi inisial DR karena berusaha melarikan diri dan melawan polisi. Mereka berdua yang selalu menjambret di Kota Pekanbaru.

Dua peluru diarahkan ke kaki kanan DR saat upaya penangkapan yang dilakukan tim buser Polresta Pekanbaru. Setelah itu, DR dibawa ke RS Bhayangkara untuk dirawat.

Sedangkan pelaku K, terlebih dahulu menjalani pemeriksaan di Mapolresta Pekanbaru. Barang bukti yang diisita polisi dari kedua pelaku berupa sepeda motor yang digunakan kedua pelaku dalam beraksi serta barang jarahan korban.

Selain itu kita juga menemukan ponsel dan tas milik korban,'' jelasnya.

Sebelumnya, aksi kedua pelaku menyebabkan seorang mahasiswi bernama Dewi Arini (27) hingga kini masih dalam keadaan kritis di rumah sakit Arifin Achmad Pekanbaru.

Dewi yang merupakan salah satu mahasiswi perguruan tinggi swasta di Pekanbaru itu menjadi korban jambet kedua pelaku pada pada pekan lalu. Perbuatan pelaku menyebabkan Dewi sempat koma dan mengalami luka cukup parah pada bagian kepala serta mengalami patah bagian bahu. (gs1)

wwwwww