Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
10 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
3
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
4
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
9 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
9 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
9 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Banjir di Bangkinang Bukan Karena Meluapnya Sungai Kampar, DPRD Riau Minta Pemkab Benahi Drainase

Banjir di Bangkinang Bukan Karena Meluapnya Sungai Kampar, DPRD Riau Minta Pemkab Benahi Drainase
Kamis, 29 November 2018 06:31 WIB
Penulis: Nyimas Naima Azzahra
PEKANBARU - Anggota Komisi III DPRD Riau, Nasril menyebutkan, bahwa banjir yang menggenangi sebagian wilayah Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, disebabkan oleh drainase yang kurang berfungsi dengan baik.

Politisi Demokrat ini menegaskan, banjir tersebut bukan karena luapan Sungai Kampar, tetapi murni karena hujan deras yang mengguyur Bangkinang, dan drainase yang tidak berfungsi.

"Banjirnya karena drainase, bukan luapan Sungai Kampar. Saya juga dari pagi sudah diberitahu oleh masyarakat melalui sosial media," ujarnya di Pekanbaru, Rabu (28/11/2018) sore.

Legislator asal Kampar ini juga memaparkan daerah terparah yang digenangi banjir berada di sekitar Jalan Agus Salim, Ahmad Yani dekat kantor kejaksaaan, dan Jalan Sisingamangaraja.

"Di sana cukup tinggi, bahkan ada yang sampai sepinggang orang dewasa," paparnya.

Karena itu, Nasril mengimbau agar Pemerintah Kabupaten Kampar segera membenahi drainase air yang tidak berfungsi dengan baik, agar banjir seperti ini tidak terulang lagi.

"Banjir ini merupakan yang terbesar sejak beberapa tahun belakangan. Kalau drainase nya belum diperbaiki, ini akan terjadi lagi, apalagi di musim hujan saat ini," tandasnya.

Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur pada Rabu (28/11/2018) dini hari tadi tidak hanya merendam ibukota Kabupaten Kampar, namun juga merendam 2 kecamatan di Kabupaten Kampar, yakni di Kecamatan Salo dan Kecamatan Kampar. ***

wwwwww