Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
14 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
11 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
15 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
4
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
11 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
5
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
15 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
12 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

Guru di Siak Diminta Tidak Hanya Jadi Pengajar, tapi Mentor - Fasilitator - Inspirator Untuk Peserta Didiknya

Guru di Siak Diminta Tidak Hanya Jadi Pengajar, tapi Mentor - Fasilitator - Inspirator Untuk Peserta Didiknya
Jum'at, 30 November 2018 05:02 WIB
Penulis: Ira Widana
SIAK - Asisten Administrasi Umum Jamaluddin usai upacara HUT KORPRI 47, Hari Guru Nasional dan HUT PGRI 73, mengatakan para guru dan tokoh pendidikan terutama di Kabupaten Siak telah berdedikasi dalam mencerdaskan masyarakat, generasi penerus Negeri Istana melalui jalur pendidikan baik itu yang formal maupun non formal.

"Tanpa kerja keras dan kerja ikhlas seluruh guru dan pendidik di Kabupaten Siak tentu sulit bagi daerah kita dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan bersaing di era seperti saat ini" katanya di halaman kantor Bupati Siak, Kamis (29/11/2018) pagi.

Tantangan kemajuan zaman, lanjut dia, menuntut profesi guru agar tidak hanya menjadi pemberi pengetahuan akan tetapi menjadi mentor, fasilitator, inspirator, pengembang kreativitas bagi peserta didik.

Oleh sebab itulah PGRI sebagai organisasi profesi guru di Indonesia telah melahirkan PGRI Smart Learning and Character Center sebagai pusat pengembangan dan peningkatan kompetensi profesional dan pengembangan karakter guru sesuai kebutuhan jaman.

Sedangkan terkait HUT Korpri, Jamaluddin mengingatkan kepada seluruh pegawai negeri untuk terus menjadi insan profesional yang memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat serta menjadi perekat persatuan bangsa.

“Maksimalkan pelayanan publik yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada rakyat dan masyarakat,” katanya.

Sementara salah seorang guru yang berasal dari MAN 1 Siak, S. Ratih Uswatun Khasanah, yang akrab disapa Ratih mengatakan, di era digital ini tidak dipungkiri bahwa telah terjadi pergeseran norma dan sopan santun antara murid kepada guru, anak muda kepada orang tua.

“Kita pahami anak-anak hidup pada ‘zaman now’, tetapi tidaklah salah jika adat dan norma kesopanan pada ‘zaman old’ tetap diterapkan tetap kita terapkan, sebab sopan santun adalah mata uang yang laku dimanapun kita berad” tutur Ratih Guru Fisika itu.

Ia berharap pendidikan di kabupaten Siak semakin maju, dengan memperkuat pendidikan dalam mentransfer ilmu dengan mengintegrasikan pendidikan karakter. ***

Kategori:Voli, Riau, Umum, Badminton
wwwwww