Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
9 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
DKI Jakarta
24 jam yang lalu
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
3
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
10 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
4
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
5
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
10 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
6
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Ekonomi
14 jam yang lalu
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Home  /  Berita  /  Badminton

Ini Bunyi Tegas Pasal Larangan LGBT dalam Perda Kota Pariaman

Ini Bunyi Tegas Pasal Larangan LGBT dalam Perda Kota Pariaman
DPRD Pariaman mengesahkan Perda larangan LGBT. (foto: jeka/detikcom)
Sabtu, 01 Desember 2018 09:10 WIB
PARIAMAN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pariaman, Sumatera Barat, telah mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) yang memuat tentang larangan prilaku LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender). Dengan keberadaan Perda itu, pelaku LGBT bisa diganjar hukuman denda Rp 1 juta jika menimbulkan keresahan.

Perda itu diketuk dalam Sidang Paripurna DPRD Kota Pariaman, Selasa (27/11/2018) lalu. Perda yang berisi tentang larangan prilaku LGBT itu merupakan revisi atas Perda Ketenteraman dan Ketertiban.

Ada dua pasal dalam Perda tersebut yang mengatur LGBT dan waria, yakni pasal 24 dan pasal 25.

Pasal 24 berbunyi:

Setiap orang dilarang berlaku sebagai waria yang melakukan kegiatan mengganggu ketentraman dan ketertiban umum.

Adapun Pasal 25:

Setiap orang laki-laki dan perempuan dilarang melakukan perbuatan asusila dengan sesama jenis atau melakukan perbuatan yang dimaksud dengan LGBT.

"Pelaku asusila dan seksual sesama jenis LGBT dan waria akan dikenakan sanksi dan denda jika mengganggu ketertiban umum," kata pimpinan DPRD Kota Pariaman, Fitri Nora, saat menyerahkan Perda tersebut kepada pimpinan daerah, sebagaimana dilansir detikcom, Kamis (29/11/2018).

Pelanggaran terhadap kedua pasal itu akan dikenai denda sebesar Rp 1 juta. Perda ini belum diberi nomor karena dalam proses pengetikan ulang. ***

Editor:arie rf
Sumber:detikcom
Kategori:Badminton, Beladiri, Sumatera Barat
wwwwww