Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
17 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
14 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
15 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
11 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
5
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
19 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
6
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
11 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
Home  /  Berita  /  Badminton

Mau Dapat Bantuan Peremajaan Kelapa Sawit, Warga Riau Harus Daftar Sebelum Pertengahan Desember 2018

Mau Dapat Bantuan Peremajaan Kelapa Sawit, Warga Riau Harus Daftar Sebelum Pertengahan Desember 2018
Ilustrasi
Senin, 03 Desember 2018 14:52 WIB
Penulis: Ira Widana
SIAK - Gubernur Riau terpilih, Drs H Syamsuar kembali menyakinkan masyarakat Riau yang memiliki perkebunan sawit usia 25 tahun keatas untuk melakukan replanting atau peremajaan.

Hal itu ditegaskanya lagi saat menghadiri rapat percepatan pelaksanaan peremajaan kelapa sawit perkebunan di Hotel Premiere Pekanbaru beberapa waktu lalu.

Kata Syamsuar, tak sedikit petani di Siak yang sudah mendaftarkan diri untuk program replanting ini. Sebab, warga akan dibantu biaya Rp 25 juta untuk peremajaan kelapa sawit mereka. Dana bantuan itu akan digulirkan pada 2019 mendatang.

"Jadi kami di Siak itu sudah sering mensosialisasikan kepada masyarakat tentang program nasional ini. Nama-nama petani sawit ini juga sudah diusulkan ke Kementerian Perkebunan," kata Syamsuar.

Replanting yang merupakan program nasional itu sangat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Yang mana kebun sawit yang tidak lagi produktif setelah peremajaan akan memiliki hasil yang sangat baik.

"Jadi tidak akan rugi jika sawitnya direplanting. Sekarang sudah lebih seribuan hektar perkebunan sawit yang didaftarkan. Sampai saat ini juga masih ada yang mendaftar, karena pusat memberi batas waktu untuk ikut program replanting ini hingga 15 Desember 2018," kata Bupati Siak ini.***

wwwwww