Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
24 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
20 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
20 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
19 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
20 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
17 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Home  /  Berita  /  Badminton

31 Pekerja Proyek Trans Papua Dibantai KKB, Fahri Hamzah: Pelakunya Biadab

31 Pekerja Proyek Trans Papua Dibantai KKB, Fahri Hamzah: Pelakunya Biadab
Selasa, 04 Desember 2018 18:18 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Biadab. Inilah ucapan yang dilontarkan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menyikapi aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua yang diduga membantai 31 pekerja proyek Istaka Karya yang sedang melakukan pekerjaan jalan Trans Papua, dengan brutal.

"Kita sangat berduka dan terpukul sekali atas kejadian tersebut. Ini bukan dugaan ya, tapi sudah pasti," tegas Fahri kepada wartawan usai menjadi keynote spekaer pada Seminar Nasional dengan tema "Penguatan Kelembagaan DPR Menuju Lembaga Perwakilan Modern" di Ruang Abdul Muis Gedung Nusantara di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (4/12/2018).

Bahkan, Fahri mengaku baru saja menerima gambar-gambar dan keterangan sementara dari peristiwa itu bahwa ada kelompok bersenjata yang menyerang secara brutal dan melakukan pembantaian.

Menurut Fahri, para pekerja sipil tanpa senjata yang sedang bekerja melakukan pembangunan untuk kebaikan, dan jembatan guna memperlancar pergerakan masyarakat maupun transportasi umum justru diserang secara brutal.

Bahkan, mereka tanpa bersenjata dan bekerja untuk melaksanakan pembangunan, lalu dalam keadaan mereka bekerja, sekelompok orang bersenjata lengkap melakukan pembantaian.

"Ini adalah pukulan yang luar biasa kepada Indonesia. Sebab, dalam keadaan sedang membangun khususnya di Papua, tiba-tiba peristiwa ini terjadi," ucap politisi asal NTB itu.

Sebelumnya diberitakan, jajaran Polda Papua mengaku mendapat informasi 31 pekerja pembangunan jalan di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, diduga dibunuh oleh KKB.

Seluruh korban merupakan pekerja perusahaan milik BUMN PT Istaka Karya, yang saat ini bekerja membangun jalan untuk membuka isolasi di wilayah pegunungan tengah Papua itu.***

wwwwww