Dari 19 Penumpang Speedboad Pancung yang Tenggelam di Selat Malaka, Dua Orang Diduga Selamat

Dari 19 Penumpang Speedboad Pancung yang Tenggelam di Selat Malaka, Dua Orang Diduga Selamat
Selasa, 04 Desember 2018 15:02 WIB
Penulis: Friedrich Edward Lumy
PEKANBARU - Pasca penemuan beberapa mayat di perairan Bengkalis atau Selat Malaka, beberapa hari ini, ada informasi baru yang mengungkap peristiwa naas itu. Diperkirakan dari 19 penumpang speedboad pancung (kapal kecil dan pipih) ada dua orang yang selamat.

Dua orang itu diselamatkan awak kapal cepat yang bertolak dari Kota Dumai menuju Malaysia.

Apenk, warga Riau menceritakan kepada GoRiau.com. Saat itu dirinya mendapatkan informasi dari adek ipar dan mertuanya yang berangkat ke negeri jiran menggunakan transportasi laut dari Pelabuhan Dumai menggunakan kapal cepat Indomal.

''Kalau menurut cerita adek ipar saya, dua orang yang diselamatkan itu mengaku sebagai nelayan. Katanya mereka sudah terombang ambing di tengah laut sejak subuh dan berhasil diselamatkan siang harinya,'' katanya, Selasa (4/12/2018).

Dikatakannya, saat penyelamatan itu banyak penumpang yang merekam dan mengambil foto. Namun, adek iparnya sendiri hanya bisa mengambil foto keramaian saja.

''Kalau fotonya sudah dihapus adek ipar saya. Dua orang tersebut selepas diselamatkan tidak tahu apakah dibawa ke Malaysia lagi atau ke Indonesia (Kota Dumai)," ujarnya.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto saat dikonfirmasi GoRiau.com terkait adanya temuan dua orang selamat tersebut mengatakan, bahwa saat ini pihaknya masih berada di lapangan.

"Anggota (polisi, red) kami masih pulbaket di lapangan," katanya singkat.

Dirinya juga menjelaskan saat ini pihak kepolisian sedang mengejar kedua orang yang selamat tersebut. "Atas dasar informasi dari awak kapal Indomas 5," jelasnya.

Berdasarkan keterangan keluarga korban, mayat-mayat itu diduga adalah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang berangkat dari Malaysia hendak pulang ke Indonesia melalui pelabuhan Rupat, Bengkalis dengan kapal tradisional. Kapal itu diduga berisi 19 orang tenggelam di tengah laut Selat Malaka. ***

wwwwww