Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
13 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
14 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
3
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
14 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
4
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
10 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
5
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
10 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
11 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton
Liga 2 2018

Syafrianto: Saling Jual Beli Serangan

Syafrianto: Saling Jual Beli Serangan
Selasa, 04 Desember 2018 22:10 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BOGOR - Semen Padang FC harus puas menjadi runner-up Liga 2 2018. Dalam pertandingan final di Stadion Pakansari, Kab. Bogor, Jawa Barat, Selasa, 4 Desember 2018, Semen Padang kalah dari PSS Sleman dengan skor 0-2.

Meski kalah, skuat Semen Padang tidak terlalu bersedih hati. Pasalnya skuat urang awak sudah mendapatkan tiket promosi ke Liga 1 2018. Bersama PSS dan Kalteng Putra FC, Semen Padang siap menggebrak kompetisi kasta tertinggi musim depan.

Pelatih Semen Padang, Syafrianto Rusli, usai pertandingan melawan PSS mengatakan kalau pertandingan final berjalan baik. Kedua tim menunjukkan permainan yang bermutu.

"Sungguhpun kami kalah, tapi dapat banyak peluang, walau tidak bisa mencetak gol. Kalau dari pertandingan saya rasa berimbang, saling jual dan beli serangan," kata Syafrianto Rusli.

"Di babak kedua kami makin intensif. Tapi lagi-lagi beberapa peluang gagal dimaksimalkan," Syafrianto Rusli, menambahkan.

Dua gol yang bersarang di gawang Semen Padang dicetak Cristian Gonzales dan Rifal Lastori. Semua kebobolan terjadi di babak pertama. ***

wwwwww