Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Instiawati Ayus dan YIRA Kebut Perhutanan Sosial Riau
Lingkungan
12 jam yang lalu
Instiawati Ayus dan YIRA Kebut Perhutanan Sosial Riau
2
Rencananya, Angkatan Ke-IV Kartu Prakerja Dimulai Akhir Juli 2020
Pemerintahan
10 jam yang lalu
Rencananya, Angkatan Ke-IV Kartu Prakerja Dimulai Akhir Juli 2020
3
Kata Legislator setelah Aljannah Melahirkan di Teras
Kesehatan
23 jam yang lalu
Kata Legislator setelah Aljannah Melahirkan di Teras
4
Harga Emas Naik Seiring Dorongan Meredam Kejatuhan Ekonomi lantaran Pandemi
Ekonomi
9 jam yang lalu
Harga Emas Naik Seiring Dorongan Meredam Kejatuhan Ekonomi lantaran Pandemi
5
Spekulasi Dampak Terburuk Pandemi Berakhir sempat Lemahkan Dolar
Ekonomi
9 jam yang lalu
Spekulasi Dampak Terburuk Pandemi Berakhir sempat Lemahkan Dolar
6
Soal Isu Terduga Pemalsuan SNI, Pengusaha Kimin Tanoto Merasa Disudutkan Media
Hukum
3 jam yang lalu
Soal Isu Terduga Pemalsuan SNI, Pengusaha Kimin Tanoto Merasa Disudutkan Media
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Bali International Football Championship (BIFC) 2018

Bambang Warsito Berharap Jadwal Semifinal Diubah

Bambang Warsito Berharap Jadwal Semifinal Diubah
Kamis, 06 Desember 2018 02:15 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BADUNG - Klub sepak bola Bara FC berharap jadwal pertandingan semifinal Bali International Football Championship (IFC) U-15 2018 bisa direvisi, dengan alasan waktu istirahat bagi pemain.

Hal tersebut diungkapkan pelatih Bara FC Bambang Warsito pasca membungkam tim asal Jepang Progresso Sano FC dengan skor telak 4-1 saat berlangsung di Stadion Beji Mandala, Badung, Bali, Rabu (5/12/2018).

“Kami mendapat jatah istirahat satu hari. Ketika kami main, giliran lawan yang istirahat. Risikonya, kalau kami ke final, tidak ada waktu istirahat dan bakal jadi keuntungan lawan di final. Untuk itu saya ingin minta supaya seluruh pertandingan semifinal tidak dilangsungkan selama dua hari, supaya semua merasakan lelahnya main setiap hari,” kata pelatih Bara Bambang Warsito.

Walau jadwal tidak bisa direvisi, Bambang mengatakan itu tidak jadi masalah. Jika demikian, berarti pilihannya, ialah untuk bisa memfokuskan anak asuhnya agar siap di semifinal. “Final kan masih nanti, yang harus dijalani semifinal terlebih dahulu,” kata dia.

Ditanya mengenai klub mana yang lebih baik jadi lawan di semifinal, Bambang lebih memilih Western Football. Dari apa yang dia tahu, pemain Western Football tidak tahan dengan cuaca di Indonesia.

Tapi, risikonya jika melawan Western Football, yang dihadapi, ialah pemain jangkung. Bambang mengatakan jika harus melawan Western Football, berarti para pemainnya tidak boleh terlalu sering bola atas.

“Kami pernah try out ke Malaysia dan ketemu Felda. Mereka tipikal penyerang. Tapi, yang waktu dihadapi bukanlah yang diturunkan di Bali IFC ini. Sedangkan Western Football sepanjang pemantauan, mereka memainkan strategi counter attack. Masalahnya, ada di Chang Nyeong, saya belum pernah lihat mereka main. Tapi, semua klub di Grup D terbilang berat, jadi kami harus siap,” Bambang mengakhiri.

Sementara itu, Manajer Bara Hara Laguna mengatakan dirinya sangat gembira timnya bisa masuk semifinal. Dia menegaskan bakal terus memotivasi seluruh pemain untuk meraih hasil terbaik. “Kalau bicara sepak bola, ya bicara menang,” kata Hara.

Pada kemenangan besar Bara FC ini dua gol berhasil dikemas Ikwan Ali Tanamal dan Ahmad Athallah Araihan pada menit kedelapan dan ke-16. Dua gol lainnya dicetak di babak kedua oleh Aron Byron Bryanto dan Arya Wijaya. Sedangkan gol tunggal Progesso dibukukan Izuki Nakanishi. ***


wwwwww