Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
15 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
14 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
14 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
5
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
Umum
15 jam yang lalu
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
6
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Home  /  Berita  /  Badminton

Manfaatkan Limbah Sawit untuk Budidaya Jamur, Kampung Baru Pelalawan Dapat Bantuan Rp1 Miliar

Manfaatkan Limbah Sawit untuk Budidaya Jamur, Kampung Baru Pelalawan Dapat Bantuan Rp1 Miliar
Anggota DPRD Pelalawan, Rinto S.Sos meninjau pembangunan tempat budidaya jamur di Desa Kampung Baru, Ukui
Jum'at, 07 Desember 2018 09:36 WIB
Penulis: Farikhin
PELALAWAN - Kabupaten Pelalawan merupakan salah satu daerah penghasil kelapa sawit di Riau. Limbah terbesar dari kegiatan produksi kelapa sawit berupa Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS). Dengan memanfaatkan limbah produksi kelapa sawit ini, masyarakat Desa Kampung Baru, Kecamatan Ukui berhasil membudidayakan jamur merang.

Usaha yang tengah digeluti oleh masyarakat Desa Kampung Baru, mendapat sambutan positif dan dukungan bantuan dana dari pemerintah pusat.

''Iya, Desa Kampung Baru mendapat dana bantuan dari pusat untuk pengelolaan budidaya jamur ini,'' ungkap Anggota DPRD Pelalawan, Rinto S.Sos, Jumat (7/12/2018).

Dana bantuan sebesar Rp 1 miliar tersebut, dikucurkan dalam bentuk bantuan pengelolaan limbah sawit untuk budidaya jamur dan biogas.

"Nantinya, limbah tandan kosong kelapa sawit akan diolah dan menghasilkan jamur merang. Kemudian diolah lagi menghasilkan biogas," kata Rinto.

Selanjutnya, limbah dari biogas tersebut akan menghasilkan pupuk organik yang lansung bisa diaplikasikan ke pertanian dan perkebunan.

"Masyarakat berharap, agar nantinya Pemerintah Daerah (Pemda) Pelalawan juga membantu mendukung dalam mempromosikan dan pemasaran jamur merang, jamur sawit," tandas politisi Golkar kepada GoRiau. ***

wwwwww