Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
24 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
2
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
24 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
3
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
4
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
10 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
5
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
5 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
6
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
KONI
23 jam yang lalu
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

MPR Gelorakan Empat Pilar di Pulau Panjang Aceh Singkil

MPR Gelorakan Empat Pilar di Pulau Panjang Aceh Singkil
Senin, 17 Desember 2018 10:20 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
ACEH - Anggota MPR Fraksi PAN asal Aceh, Muslim Ayub, hadir pada Pagelaran 'Festival Seni Budaya Lokal' di Pulau Panjang Aceh Singkil, Minggu (16/12/2018).

Pulau Panjang adalah sebuah desa yang letaknya di Kepulauan Banyak bagian dari Kabupaten Aceh Singkil yang merupakan hasil pemekaran Kabupataen Aceh Selatan yang terdiri dari dua wilayah yaitu kepulauan dan daratan yang sebagian wilayahnya berada di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser.

Kehadiran Muslim Ayub yang juga Anggota Badan Penganggaran MPR di Pulau Panjang itu adalah dalam rangka sosialisasi Empat Pilar MPR yang dilaksanakan oleh Sekretariat Jenderal MPR dengan metode Pagelaran Seni Budaya.

Atas dukungan Muslim Ayub, pagelaran seni budaya yang diselenggarakan di salah satu pulau yang tergabung dalam wilayah Kabupaten Aceh Singkil itu menampilkan Pementasan Tarian Randey, Serampang 12, Langser, Leleusen, Bercerai Kasih, Berempat, dan Maena.

Sosialisasi Empat Pilar MPR di Pulau Panjang itu, selain dihadiri oleh Muslim Ayub juga dihadiri Kepala Biro Keuangan Sekretariat Jenderal MPR Maifrizal, Camat Kepulauan Banyak Mukhlis, dan ratusan warga dari Kepulauan Banyak, serta tamu undangan lainnya.

Kepala Biro Keuangan Sekretariat Jenderal MPR, Maifrizal, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan yang dikemas dalam bentuk Pagelaran Seni Budaya ini merupakan salah satu metode sosialisasi Empat Pilar MPR. "Kita bersyukur Aceh Singkil, khususnya Pulau Panjang, memiliki kesenian yang sangat membanggakan," ungkap Maifrizal.

Menurutnya, Sosialisasi Empat Pilar MPR menjadi sangat penting. "Agar seluruh rakyat Indonesia untuk dapat memahami nilai-nilia kebangsaan yang kita miliki," jelas pria yang biasa dipanggil Datuk itu.

Ada empat nilai kebangsaan yang perlu dipahami oleh rakyat Indonesia. Pertama, sebagai bangsa, Indonesia memiliki ideologi, dan dasar negara yaitu Pancasila. Kedua, UUD NRI Tahun 1945 untuk mengatur hak dan kewajiban setiap warga negara, dan wajib bagi seluruh rakyat Indonesia untuk memahaminya. Ketiga, kita adalah negara besar, berada pada urutan ke-empat terbesar di dunia.

"Kita tidak ingin negara kita menjadi negara gagal, negara yang terpecah-pecah. Karenanya bagi kita NKRI adalah harga mati," ujar Datuk.

Dan nilai keempat, Bhinneka Tunggal Ika. Kita punya suku yang berbeda, agama berbeda, tapi karena kita punya Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara maka negara kita selalu menjadi negara yang aman, terteram. "Maknanya, biarpun kita berbeda-beda, tapi kita tetap satu," katanya.

Sementara itu Camat Kepulauan Banyak, Mukhlis yang mewakili Bupati Aceh Singkil dalam sambutannya menyampaikan sosialisasi Empat Pilar MPR RI melalui pagelaran seni budaya ini dapat kiranya menggali potensi yang terkandung dalam kesenian Aceh Singkil yang multi etnis itu untuk dapat menjaga keutuhan NKRI.

Ia mengucapkan terima kasih kepada MPR meskipun menempuh perjalan yang tidak mudah melalui laut serta memacu adrenalin ini berkenan melaksanakan "Sosialisasi Empat Pilar MPR RI melalui pagelaran “Festival Seni Budaya Lokal” di Pulau Panjang, serta mengajak hadirin dan masyarakat kepulauan Banyak untuk berpartisipasi dengan harapan bisa melestarikan seni budaya yang kita banggakan ini," katanya.

"Saya juga berharap, agar kegiatan ini dapat dilaksanakan rutin dan berkesinambungan untuk mengangkat seni budaya Aceh Singkil agar tetap terpelihara untuk menjadi pemersatu bangsa," harap Mukhlis. ***

wwwwww