Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
17 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
13 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
14 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
19 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
10 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
6
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
10 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Home  /  Berita  /  Badminton
Info Kesehatan

Benarkah Pria Pakai Topi Sebabkan Kepala Botak? Ini Jawabannya

Benarkah Pria Pakai Topi Sebabkan Kepala Botak? Ini Jawabannya
Senin, 24 Desember 2018 21:51 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Jelang libur, topi menjadi salah satu aksesori wajib untuk bepergian. Tak cuma dipakai untuk melindungi kepala dari panas, topi kini juga sebagai fashion item, khususnya oleh kaum pria. Akan tetapi, keseringan pakai topi disebut-sebut juga menjadi salah satu penyebab kebotakan pada pria.

Benarkah topi jadi penyebab kebotakan pada pria?

Sejumlah peneliti asal Amerika Serikat, James Gatherwright dan timnya, mencoba mengamati kebiasaan memakai topi pada pria dan wanita melalui dua penelitian berbeda.

Penelitian yang diterbitkan pada jurnal Plastic and Reconstructive Surgeons ini melibatkan 92 pria kembar identik dan 98 wanita kembar identik.

Meski dilakukan secara terpisah, proses pengambilan sampelnya tetap sama. Para ahli sama-sama mengukur lama pemakaian topi dan kadar hormon testosteron pada pria dan wanita.

Hormon testosteron  memegang peran penting untuk pertumbuhan dan perkembangan seksual pria, sekaligus pertumbuhan rambut. Jika tubuh kekurangan hormon testosteron, hal ini dapat menyebabkan rambut botak atau menipis seiring waktu.

Para ahli menemukan bahwa semakin lama pria memakai topi, semakin cepat pula mereka mengalami rambut rontok di bagian temporal alias kepala bagian samping. Di sisi lain, hal ini tidak terbukti dapat membuat rambut wanita jadi gampang rontok.

Beberapa pakar kesehatan lainnya, termasuk dr. Aman Samrao, seorang spesialis kulit di Harbor-UCLA Medical Center, Amerika Serikat justru mengungkapkan fakta sebaliknya. Menurut dr. Aman Samrao, penyebab kebotakan karena kebiasaan pakai topi hanyalah mitos belaka.

Apa hubungan topi dan kebotakan?

Kasus kebotakan pada pria dapat disebabkan oleh banyak faktor, artinya bukan hanya karena kebiasaan memakai topi. Salah satu penyebab paling umum adalah adanya hormon penyebab kebotakan yang disebut dengan dihidrotestosteron atau DHT. Hormon DHT ini bersifat genetik, artinya hanya pria yang punya hormon inilah yang akan mengalami kebotakan.

Namun, tidak menutup kemungkinan topi juga dapat menyebabkan rambut pria jadi gampang rontok dan cepat botak. Hal ini bergantung dari jenis topi dan seberapa lama Anda memakainya.

Rambut Anda bisa saja jadi botak atau menipis kalau terbiasa memakai topi yang sangat ketat dalam jangka waktu yang lama. Pasalnya, rambut dan kulit kepala yang sering tertutup topi akan sulit bernapas karena kekurangan oksigen.

Topi yang terlalu ketat juga dapat menghalangi suhu panas keluar dari kepala. Akibatnya, aliran darah ke folikel rambut jadi terhambat dan memicu stres. Batang rambut pun lama-lama jadi melemah dan rontok satu per satu.

Kabar baiknya, rambut rontok atau tipis ini tidak akan selalu berakhir pada kebotakan. Rambut bisa kembali tumbuh subur dan menguat setelah Anda melepas topi dan membiarkannya bernapas lega. Jangan lupa untuk mengenakan topi yang agak longgar agar aliran darah ke folikel rambut menjadi lebih lancar sehingga mencegah kerontokan.***

wwwwww