Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Soal Kalung Corona Kementan, Ahli Epidemologi: Kecap dan Cuka juga Bisa Bunuh Virus, Tapi Jangan Sembarang Klaim
Kesehatan
13 jam yang lalu
Soal Kalung Corona Kementan, Ahli Epidemologi: Kecap dan Cuka juga Bisa Bunuh Virus, Tapi Jangan Sembarang Klaim
2
New Normal, MPR Kembali Gelar Pentas Seni Budaya Sunda dan Kuliner Lokal di 'Kota Hujan'
MPR RI
14 jam yang lalu
New Normal, MPR Kembali Gelar Pentas Seni Budaya Sunda dan Kuliner Lokal di Kota Hujan
3
Implementasi 'New Normal' Butuh Serapan Anggaran, Bamsoet Ingatkan Subsidi Kuota Pelajar dan Biaya PCR
MPR RI
11 jam yang lalu
Implementasi New Normal Butuh Serapan Anggaran, Bamsoet Ingatkan Subsidi Kuota Pelajar dan Biaya PCR
4
Sore Ini, Gus Jazil Jemput PMI Bebas dari Hukuman Mati di Bandara Soetta
Politik
14 jam yang lalu
Sore Ini, Gus Jazil Jemput PMI Bebas dari Hukuman Mati di Bandara Soetta
5
Tak Setuju Dibubarkan, Wakil Ketua MPR RI: OJK Perlu Direformasi
Ekonomi
14 jam yang lalu
Tak Setuju Dibubarkan, Wakil Ketua MPR RI: OJK Perlu Direformasi
6
Sherina Anggap Kalung Anti Corona Takhayul, Semoga Nyawa Tidak Melayang
Kesehatan
13 jam yang lalu
Sherina Anggap Kalung Anti Corona Takhayul, Semoga Nyawa Tidak Melayang
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Liga 2 2018

Gagal di Persija, Amarzukih Sukses di PSS Sleman

Gagal di Persija, Amarzukih Sukses di PSS Sleman
Senin, 24 Desember 2018 22:12 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SLEMAN - Bertahun-tahun membela Persija, Amarzukih tidak ikut dalam sukses tim ibukota itu menjadi juara LIGA 1 2018. Tepat di musim kemarin Amarzukih berpisah dengan Persija.

Pemain asli Jakarta itu akhirnya membela PSMS di putaran pertama kasta tertinggi. Kemudian di paruh musim kedua, pindah ke PSS, kasta kedua atau Liga 2.

Meski loyalitas sejak 2010/2011 di Persija tidak membuahkan gelar juara, Amarzukih tetap senang dengan prestasi yang didapat Macan Kemayoran di musim 2018.

Amarzukih juga bukannya tanpa gelar. Dia berhasil ikut andil dalam sukses PSS menjadi juara Liga 2 2018, sekaligus merogoh tiket promosi ke Liga 1 2019.

Jadilah pemain berusia 35 tahun itu tetap menikmati manisnya gelar juara. Kendati tidak bersama-sama Persija.

Pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro, mengatakan peran Amarzukih dalam sukses timnya promosi tidak bisa dinafikan. Pengalaman dan ketenangannya menjadi poin tersendiri.

"Sebenarnya di awal-awal itu kurang bagus, perkembangan Amarzukih baru bagus di 8 besar. Di sana mulai stabil, mulai bagus. Dia menjadi salah satu pilar dalam sistem bertahan," kata Seto Nurdiyantoro.

Untuk musim depan, sama seperti penggawa lainnya, belum ada jaminan Amarzukih kembali berkostum PSS. Itu karena tim pelatih dan manajemen masih menyelesuaikan evaluasi terlebih dulu. 

Baru setelah itu memutuskan siapa saja yang layak dipertahankan, untuk kemudian masuk negosiasi perpanjangan kontrak. ***


wwwwww