Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
13 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
15 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
11 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
9 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
8 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
7 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Home  /  Berita  /  Badminton

Gempa di Pariaman, Warga tak Merasakan Getaran

Gempa di Pariaman, Warga tak Merasakan Getaran
Senin, 24 Desember 2018 00:17 WIB
Penulis: Muhammad Ridduwan
PARIAMAN - Banyak masyarakat kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman tidak merasakan getaran gempa berkekuatan 5 skala richter.

Dikatakan Rini, salah seorang warga Kabupaten Padang Pariaman, dirinya tidak merasakan adanya getaran gempa yang terjadi pada Minggu (23/12/2018) sekitar pukul 21.03:56 WIB.

"Saya tidak merasakan adanya gempa, dan tahunya ketika adanya info di Media Sosial," kata Rini, Minggu (23/12/2018).

Paik, warga kota Pariaman yang bekerja di Kominfo Pariaman, juga mengatakan hal yang sama, dan baru tahu dari pemberitahuan aplikasi Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) di ponsel cerdasnya.

"Gempa sendiri di daerah Pantai Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman," kata Paik.

Disebutkanya juga, pihaknya masih menunggu data resmi dari BMKG Sumbar untuk pemerintah Kota Pariaman.

"Untuk kerusakan bangunan sendiri, belum ada info yang kita terima, dan kita masih mengumpulkan data terkait gempa bumi yang baru saja terjadi tadi," katanya.

BMKG sendiri mencatat, gempa dengan kekuatan 5 skala richter tersebut berada dilokasi 0.45 LS, 99.68 BT berpusat dilaut 42 KM Padang Pariaman dengan kedalaman 117 KM.

Gempa sendiri disebutkan BMKG tidak berpotensi tsunami tersebut dirasakan di wilayah Padang, Solok, Padang Pariaman dan Mandailing Natal. ***

wwwwww