Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
22 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
21 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
21 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
10 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Home  /  Berita  /  Riau

Pekanbaru Sudah Empat Kali Gagal Raih Adipura, Firdaus Sebut Partisipasi Masyarakat Masih Kurang

Pekanbaru Sudah Empat Kali Gagal Raih Adipura, Firdaus Sebut Partisipasi Masyarakat Masih Kurang
Tenaga kebersihan Pekanbaru (int)
Kamis, 17 Januari 2019 16:39 WIB
Penulis: Winda Mayma Turnip
PEKANBARU - Kota Pekanbaru, Riau sudah empat kali gagal meraih penghargaan Adipura sejak tahun 2014. Pasalnya, penilaian Adipura mengalami perubahan semenjak tiga tahun belakangan, dimana penilaian tidak lagi secara parsial melainkan komprehensif, yang menyertakan penilaian terhadap visi kepala daerah dan partisipasi masyarakat.

Dalam hal ini, Walikota Pekanbaru Firdaus mengungkapkan, partisipasi masyarakat Pekanbaru masih kurang dalam menjaga lingkungan. Untuk itu, pihaknya mengharapkan agar kedepan masyarakat dapat lebih mencintai dan berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan tersebut.

"Memang tiga tahun belakangan ini penilaian Adipura semakin ketat di pemerintahan Pak Jokowi. Tadinya penilaian secara parsial, sejak 2014 menjadi komprehensif, dan menyertakan visi kepala daerah dan partisipasi masyarakat juga dinilai, belum lagi jumlah kandidatnya dikurangi," tuturnya.

Untuk itu, Firdaus mengungkapkan pihaknya telah membuat gerakan Pekanbaru bersih untuk mendorong masyarakat lebih sadar dan mencintai kebersihan lingkungan. Gerakan ini tidak hanya menyasar limbah domestik, melainkan juga limbah medis, restoran, bengkel dan sebagainya.

"Kita sudah membuat gerakan Pekanbaru bersih, untuk mendorong kesadaran masyarakat umum, bisnis, dan semuanya. Agar sama - sama kita me jaga dan menyelesaikan persoalan lingkungan kita, mewujudkan satu dari 6 pilar smart city, yaitu lingkungan berkualitas. Lingkungan berkualitas adalah lingkungan yang aman, damai, bersih, sehat, damai dan asri," pungkasnya. ***

Kategori:Voli, Riau
wwwwww