Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
22 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
21 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
10 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
6
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
22 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Home  /  Berita  /  Riau

Pelopor Dangdut Berbahasa Kuansing Yus AAW Tutup Usia

Pelopor Dangdut Berbahasa Kuansing Yus AAW Tutup Usia
Yus AAW semasa hidup dikenal punya kemauan keras untuk memajukan musik khas Kuansing. (Foto koleksi Devis untuk GoRiau.com).
Kamis, 17 Januari 2019 16:43 WIB
Penulis: Wirman Susandi
TELUKKUANTAN - Dunia seni Kuantan Singingi (Kuansing), Riau berduka. Yus AAW, seniman sekaligus pelopor lagu dangdut berbahasa Kuansing tutup usia pada Kamis (17/1/2019) sore.

Kabar duka ini langsung menyebar di dunia maya. Tidak sedikit ucapan belasungkawa dan rasa kehilangan dari masyarakat Kuansing, terutama kaum kerabatnya.

"Kita merasa kehilangan. Sebab, beliau sudah berkarya sejak tahun 1990 dan beliau juga yang pertama rekaman lagu dangdut Kuansing," ujar Devis, sahabat Yus AAW.

Lagu Yus AAW yang sempat booming pada tahun 2000 yakni 'Cindua Kukua', 'Lokuak Balai' dan 'Danau Buayo'. Karya-karya Yus AAW ini yang akhirnya menginspirasi seniman Kuansing lainnya.

Selain sebagai pelopor lagu dangdut Kuansing, Yus AAW juga berhasil menyatukan orgen yang ada di Kuansing. Ia pun pernah menjadi ketua pertama Forum Orgen Tunggal Kuansing.

"Almarhum punya kemauan yang kuat untuk memajukan seni Kuansing, terutama dalam musik dan lagu khas Kuansing," ujar Devis yang pernah menjadi kameramen Yus AAW saat shoting pada 2008 sampai 2011.

Rasa belasungkawa juga disampaikan oleh Ikhsan Fitra, produser dan sutradara film 'Sayang Sasuku'. Ikhsan Fitra menyampaikan rasa duka lewat akun facebooknya.

"Yus AAW meninggal, Kuansing berduka," tulis Ikhsan. Ia juga menyebut Yus AAW sebagai legenda musik Kuansing.

Yus AAW meninggal pada usia 46 tahun. Masyarakat Kuansing mendoakan semoga amal ibadah diterima Allah SWT. Karya akan selalu dikenang. Selamat jalan, Yus. ***

Kategori:PON, Riau
wwwwww