Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
19 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
16 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
13 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
4
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
13 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
5
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
17 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
21 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Riau

OPSI Diperiksa, Noval Setiawan: Tuduhan LGBT tidak Berdasar tapi Kita akan Hentikan Sementara Kegiatan

OPSI Diperiksa, Noval Setiawan: Tuduhan LGBT tidak Berdasar tapi Kita akan Hentikan Sementara Kegiatan
Kuasa Hukum OPSI dari LBH Pekanbaru, Noval Setiawan
Jum'at, 18 Januari 2019 17:23 WIB
Penulis: Winda Mayma Turnip
PEKANBARU - Organisasi Perubahan Sosial Indonesia (OPSI) memenuhi panggilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pekanbaru, Jumat, (18/1/2019). Mereka dipemeriksaan terkait dugaan akitivitas menyimpang LGBT di sekretariatnya yang digerebek oleh masyarakat dan kepolisian, di Jalan Uka, Tampan, beberapa waktu lalu.

Usai menjalani pemeriksaan yang berlangsung sekitar dua jam itu, kuasa hukum OPSI, Noval Setiawan dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) menjelaskan penggerebekan dan tuduhan terhadap OPSI tidak berdasar. Tidak ada bukti adanya kegiatan menyimpang LGBT, dan OPSI sendiri sudah memiliki legalitas sebagai organisasi.

"Kita sudah menjelaskan bahwa OPSI adalah organisasi legal dan sah secara hukum, yang memberikan penyuluhan kesehatan di bidang HIV dan Aids. Tuduhan itu pun sebenarnya hanya dugaan, tidak ada dasarnya, tidak ada bukti," ungkapnya.

Meskipun begitu, OPSI menyatakan akan menghentikan sementara kegiatan mereka hingga suasana netral. Pihaknya juga akan tetap mengikuti aturan hukum yang berlaku untuk segera menyelesaikan masalah ini.

"Menunggu ini, kita akan hentikan sementara kegiatannya. Silahkan saja jika ada yang bisa membuktikan kegiatan kita menyimpang," pungkasnya. ***

Kategori:Olympic, Riau, PON
wwwwww