Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sesi Terakhir Wirasena Youth Camp 2026: Peserta Tulis Komitmen Nyata sebagai Penggerak
Kemenpora
24 jam yang lalu
Sesi Terakhir Wirasena Youth Camp 2026: Peserta Tulis Komitmen Nyata sebagai Penggerak
2
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
8 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
3
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
4
Geledah PT Djarum dan KPPBC Kudus, KPK Bidik Aliran Dana Gelap Pita Cukai
Hukum
8 jam yang lalu
Geledah PT Djarum dan KPPBC Kudus, KPK Bidik Aliran Dana Gelap Pita Cukai
5
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
8 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
6 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Riau

Bank Indonesia Perwakilan Riau Wakafkan Rp20 Juta untuk Gerakan Moral Pemberdayaan Ekonomi Riau

Bank Indonesia Perwakilan Riau Wakafkan Rp20 Juta untuk Gerakan Moral Pemberdayaan Ekonomi Riau
BI wakafkan Rp 20 juta untuk gerakan moral pemberdayaan ekonomi Riau.
Selasa, 22 Januari 2019 19:51 WIB
Penulis: Ira Widana
PEKANBARU - Bank Indonesia Perwakilan Riau mewakafkan dana sebesar Rp 20 juta sebagai gerakan moral untuk pemberdayaan ekonomi Riau kedepannya saat acara Bedah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Prop Riau TA 2019 di Pekanbaru.

Wakaf itu diserahkan kepala Bank Indonesia Perwakilan Riau, Siti Astiyah langsung kepada Gubernur Riau terpilih Drs H Syamsuar MSi yang pada kesempatan itu diundang sebagai narasumber. 

Siti Astiyah menyampaikan kondisi ekonomi Riau dipengaruhi dari ekonomi nasional dan global. Selanjutnya dirinya menawarkan program wakaf fund untuk mendongkrak ekonomi Riau.

"Kami yakin Riau bisa melaksanakan konsep wakaf dalam pengembangan ekonomi masyarakat. Karena di Riau ada banyak perusahaan dan dana CSR-nya bisa dimanfaatkan untuk wakaf,"  kata Siti, Selasa (22/1/2019).

Ditambah lagi, Siak sudah membuktikan keberhasilan program zakat yang sudah berjalan sejak masa kepemimpinan Bupati Siak, Drs H Syamsuar. 

"Kami juga yakin potensi zakat dan wakaf di bumi lancang kuning begitu besar, sehinga dampaknya bisa membantu meningkatkan  ekonomi masyarakat," sebutnya lagi.

Bedah APBD Provinsi 2019 bertemakan ini dihadiri para peserta dari Pemerintah Provinsi Riau, Pemerintah kabupaten/kota, akademisi, pengamat ekonomi, praktisi bisnis, perbankan dan undangan lainnya.***

Kategori:Voli, Riau
wwwwww