Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
11 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
10 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
11 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
5
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
10 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
6
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Nasional
14 jam yang lalu
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Home  /  Berita  /  Riau

Kecamatan Sungai Apit Akan Lebih Maju dengan Keberadaan KITB, Masyarakat Diminta Jangan Jual Tanah

Kecamatan Sungai Apit Akan Lebih Maju dengan Keberadaan KITB, Masyarakat Diminta Jangan Jual Tanah
Ketua TP PKK Kabupaten Siak Hj Misnarni meresmikan gedung seni di Sungai Apit.
Selasa, 22 Januari 2019 07:39 WIB
Penulis: Friedrich Edward Lumy
SIAK SRI INDRAPURA -    Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau akan selalu ramai apalagi Kawasan Industri Tanjung Buton sudah mulai berjalan. Masyarakat sekitarnya juga akan diuntungkan karena hal ini. Namun Syamsuar, Bupati Siak meminta masyarakat tidak menjual tanahnya.

"Manfaatkan ini untuk anak cucu kita nanti, apalagi KITB juga sudah mulai beroperasi. Sebap tanah ini tak bertambah jumlahnya, sementara keluarga kita terus bertambah," kata Syamsuar saat bersilaturahmi dengan masyarakat di halaman MDA Jamiatul Qohiriah, kampung Kayu Ara senin, (21/1/2019). 

Bupati Siak dua periode ini juga menyampaikan kepada masyarakat bagaimana strategi mengembangkan daerah Sungai Apit dari potensi alam yang mereka miliki agar daerah itu jauh lebih maju dari sekarang. 

"Kita tak bisa hanya mengandalkan APBD saja, sementara dana kita terbatas. Namun kita butuh anggaran provinsi termasuk juga dana APBN, bagaimana usaha kami melalui lintas kementerian untuk mendapat dukungan berupa anggaran,"terangnya. 

Lanjutnya, di era presiden Joko Widodo inilah banyak bantuan dan program dari berbagai kementrian mengalir ke Siak, sebut saja bantuan dibidang pertanian serta peralatan, peningkatan dana Desa, Asuransi bagi para nelayan, sertifikat Prona, Tanah Tora, Revitalisasi cagar budaya, pembanguan akses jalan menuju KITB dan lain lain. 

"Itu semua berkat usaha kita bagaiman meyakinkan orang pusat bahwa program yang kita buat benar benar untuk kepentingan dan kemakmuran rakyat," tegas Syamsuar. 

Masih kata Syamsuar, keingginan masyarakat Sungai Apit yang belum tercapai saat ini adanya pembangunan Rumah Sakit Tipe D segera terwujud. Ini merupakan janji politiknya saat sosialisasi kepada masyarakat saat kampanye calon Bupati Siak. 

"Keingginan kami ada lima kecamatan di bangun rumah sakit tipe D, termasuk di Sungai Apit. Tujunanya agar mempermudah pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Sehingga kalau sakit tidak payah di rujuk ke keluar daerah. Ini PR pak wakil Bupati untuk membangun,"tutup Syamsuar.

Bupati Siak Syamsuar yabg hadir pada Kunjungan itu di dampingi istri. Syamsuar juga melakukan penandatanganan sejumlah prasasti, dan melakukan meninjawan ke pondok pesantren yang ada di Sungai Apit. Yang di dampingi Sekretaris Daerah Siak Tengku Said Hamzah, ketua DPRD Siak Indra Gunawan.***

Kategori:Voli, Riau
wwwwww