Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
14 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
13 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
13 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
5
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
12 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
6
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
6 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Home  /  Berita  /  Riau

Elektabilitas di Riau Stabil, Golkar Targetkan 22 Kursi di DPRD Provinsi

Elektabilitas di Riau Stabil, Golkar Targetkan 22 Kursi di DPRD Provinsi
Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Kota Pekanbaru, Erizal Muluk
Kamis, 24 Januari 2019 14:45 WIB
Penulis: Nyimas Naima Azzahra
PEKANBARU - Ketua Pembina Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Pekanbaru, Erizal Muluk mengaku optimis, partai berlambang pohon beringin tersebut masih menjadi primadona di masyarakat Riau pada pemilu serentak, 17 April mendatang.

Hal ini terlihat dari pemilihan legislatif (Pileg) tahun 2014 lalu, dimana Golkar mampu meraih 14 kursi untuk DPRD Provinsi Riau. Sehingga untuk tahun ini, pihaknya menargetkan 22 kursi.

"2014 lalu kita 14 kursi, sedangkan partai lain paling banyak 9. Tentu kita berharap, tahun ini bertambah jadi 22. Untuk DPRD Kota Pekanbaru, kita targetkan 12 kursi," ujar Erizal Muluk kepada GoRiau.com di Pekanbaru, Kamis (24/1/2019).

Ketua Komisi III DPRD Riau ini juga mengatakan,  meski Golkar gagal menang pada pemilihan gubernur (Pilgub) tahun lalu, ia tetap optimis, hasil tersebut tidak berpengaruh pada pemilu tahun ini.

"Kalau Pilgub kan yang diunggulkan itu figurnya, sementara partai kan hanya sebagai kendaraan pendukung. Beda dengan pileg, yang dilihat itu figur dan partainya," ujar politisi dapil Pekanbaru ini.

Karena itu, ia menegaskan, pihaknya sudah siap menatap pemilu serentak, termasuk keyakinan untuk mempertahankan prestasi periode sebelumnya.

"Namanya juga usaha, tentu harus bertambah targetnya. Kalau target menurun kan, mengapa harus pusing bekerja," tegasnya. ***

Kategori:Metropolitan, Riau
wwwwww